Mak Ombing Mengusap Air Mata Saat Bantuan Untuknya Tidak Terdaftar
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
- visibility 106
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mandailing Natal – Beredar di Media Sosial Nuriani (47), yang akrab disapa Mak Ombing, warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, terus berjuang keras setiap hari demi memenuhi kebutuhan keluarganya. Sebagai buruh cuci warga sekitar, ia harus bekerja keras demi mencukupi kebutuhan hidupnya, tanpa mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah setempat.
Saat Mak Ombing ke Kantor Kelurahan Simangambat, Nuriani mengaku telah berulang kali mendatangi kantor tersebut untuk meminta bantuan.
Ia berharap mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah, terutama dalam bentuk beras dari program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau beras Bulog.
Namun, sayangnya harapan Nuriani pupus setelah petugas kelurahan menyampaikan bahwa namanya tidak tercantum dalam daftar penerima bantuan sosial.

Ragam komentar warganet pun membanjir memberikan dukungan kepada Mak Ombing untuk menjadi perhatian pemerintah setempat lebih peduli kepadanya.
“Tolong ah pemerintahan didata langsung mana yang berhak dan yang tidak berhak,” tulis Lovita. Ada juga yang berkomentar, “disini pemerintah harus hadir,” tulis Silitonga. Komentar lainnya, “Udah gak heran penerima bansos di tempat saya juga pilihan Kepling nya, padahal ada yg lebih layak,” tulis Cianturi, Rabu (06/08).
Lebih lanjut, Nuriani terlihat pasrah dan lesu, duduk di kursi kantor kelurahan, menandakan kekesalan dan keputusasaannya terhadap ketidakadilan yang ia rasakan. Ia berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan warga yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang hidup dalam keterbatasan dan berjuang keras setiap hari.
Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak kelurahan maupun pemerintah setempat terkait keluhan yang disampaikan Nuriani.
Kasus ini mencerminkan pentingnya pengawasan dan distribusi bantuan sosial yang tepat sasaran agar tidak ada warga yang terlupakan dan terus berjuang sendiri menghadapi kerasnya kehidupan.
- Penulis: mediagramindo


