Iran Resmi Dilaporkan ke DK PBB Terkait Program Nuklir, Pertama Kali Dalam 20 Tahun Terakhir
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
- visibility 33
- print Cetak

Badan Energi Atom Internasional (IAEA) resmi melaporkan Iran ke Dewan Keamanan PBB terkait program nuklir (Foto: Ilustrasi)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
WINA – Iran akhirnya resmi dilaporkan ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) terkait program nuklir yang kini sedang mereka kembangkan. Langkah bersejarah dalam pertama kalinya dalam 20 tahun ini diambil oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Dewan Gubernur IAEA yang beranggotakan 35 negara telah meloloskan resolusi yang melaporkan Iran ke DK PBB pada Rabu (9/9/2026) karena melanggar kewajiban non-proliferasi. Keputusan ini diambil setelah disetujui oleh 23 dari 35 negara anggota Dewan Gubernur IAEA di markas IAEA di Wina, Austria.
Langkah ini awalnya didorong oleh Amerika Serikat (AS) bersama sekutunya, Inggris, Prancis, dan Jerman. Mereka mendorong sejumlah negara lain di Dewan Gubernur IAEA untuk menyetujui resolusi tersebut. Jika terealisasi, langkah ini menjadi yang pertama dalam 20 tahun terakhir.
Resolusi ini menindaklanjuti temuan bahwa Iran dinilai tidak sepenuhnya bekerja sama dalam penyelidikan terkait jejak uranium yang ditemukan di sejumlah lokasi yang tidak pernah diumumkan sebelumnya.
- Penulis: mediagramindo


