Jet Tempur Siluman Generasi Kelima Bakal Berbendera Merah Putih
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
- visibility 105
- print Cetak

Jet Tempur Generasi Kelima Akan Memperkuat Keamanan Udara Indonesia, (11/06).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Sekretariat Industri Pertahanan Turki (Savunma Sanayii Baskanligi/SSB) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama pengadaan jet tempur generasi ke-5 buatan Turkish Aerospace Industries (TAI), KAAN, pada hari pertama pameran Indo Defence Expo & Forum di Jiexpo Kemayoran Jakarta, Rabu (11/06).
Upacara penandatanganan MoU ini berlangsung dalam suasana yang penuh simbolisme, disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Presiden turut hadir di Paviliun Industri Pertahanan Turki di lokasi pameran dan menyaksikan langsung prosesi penandatanganan yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Presiden Sekretariat Industri Pertahanan Turki, Prof. Haluk Gorgun.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo berdiri di samping meja dekat Sjafrie saat MoU resmi ditandatangani. Selain penandatanganan pengadaan KAAN, terdapat pula penandatanganan 27 dokumen MoU lain yang bernilai Rp 33 triliun, menandai kerja sama strategis di bidang industri pertahanan antara Indonesia dan Turki.
Kerja sama ini melibatkan berbagai pihak, termasuk industri pertahanan nasional, pelaku industri swasta, serta mitra dari luar negeri. Sebanyak 17 perusahaan dari Indonesia turut serta, di antaranya PT PAL, PT Dirgantara Indonesia, PT LEN, PT Dahana, PT Nusantara Turbine Propulsi, dan PT Indonesia Defence Systems, serta perusahaan swasta lainnya.
Selain pengadaan jet tempur KAAN, dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan MoU antara Kementerian Pertahanan RI dan Sekretariat Industri Pertahanan Turki terkait pengadaan pesawat tempur generasi kelima buatan Turkish Aerospace Industries (TAI), yang dikenal dengan nama KAAN atau TFX.
Penandatanganan ini dilakukan oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Presiden Gorgun, di mana Turki diwakili oleh Presiden Sekretariat Industri Pertahanan Turki, Prof. Haluk Gorgun.

Dalam prosesi itu, terlihat miniatur jet tempur KAAN berwarna abu-abu yang bermesin kembar dan berteknologi siluman, sebagai simbol dari pesawat tempur generasi kelima pertama yang seluruhnya dibuat oleh industri pertahanan Turki sendiri.
Turkish Aerospace Industries menjelaskan bahwa KAAN memiliki berbagai kemampuan mutakhir, termasuk teknologi siluman, daya manuver tinggi, supercruise, low radar visibility, arsitektur avionik yang dapat disesuaikan, peningkatan kesadaran situasional, penargetan presisi, dan interoperabilitas dengan sistem lain.
Kehadiran jet tempur KAAN ini menandai langkah strategis Turki dalam mengembangkan industri pertahanan nasionalnya dan menjadi langkah pertama Indonesia dalam memperkuat alutsista dengan teknologi generasi terbaru.
Presiden Prabowo yang turut menyaksikan acara tersebut menyampaikan apresiasi atas kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan nasional dan meningkatkan kapasitas industri dalam negeri.
Dengan penandatanganan nota kesepahaman ini, diharapkan kerjasama strategis antara Indonesia dan Turki dapat berjalan lancar dan mempercepat pengadaan serta pengembangan teknologi pertahanan kedua negara.
- Penulis: mediagramindo


