Kapolsek Batu Aji Jelaskan Korban Kapal Tanker CPO Federal II yang Terbakar di Batam
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
- visibility 104
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BATAM – Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, mengumumkan bahwa empat korban tewas dalam insiden kebakaran Kapal Tanker CPO Federal II di kawasan Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau, telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri pada Selasa malam (24/6).
Dalam rilis resmi, AKP Raden menyebutkan bahwa selain korban meninggal dunia, terdapat lima orang yang mengalami luka bakar berat dan ringan yang saat ini tengah menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda, yaitu Graha Hermine dan Mutiara Aini.
Para korban merupakan subkontraktor yang tengah melakukan perbaikan pada kapal tersebut. Berikut data korban tewas dan luka bakar
Korban meninggal dunia:
– Berkat Setiawan Gulo (PT MMB)
– Hermansyah Putra (PT OPS Ocean Pulse Solution)
– Januaris (PT MMB)
– Gunawan Sinulingga (PT MMB)
Sementara itu, lima korban luka bakar adalah:
– Benni Silaban (28), warga Bukit Rindang, Batu Aji
– Amel Rivensky Gembiran Nababan (25), warga Perum Oase, Batu Aji
– Rekki Harianto Butarbutar (25), warga Komplek Kwartakarsa Perdana, Lubuk Baja
– Upik Hidayat
– Alatas Silaban
Saat ini kondisi dan tahap penyelidikan terhadap penyebab kebakaran masih di proses, Raden menambahkan bahwa saat kejadian, para korban berada di dalam tangki kapal yang tengah diperbaiki.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan petugas. Dugaan sumber api belum dapat dipastikan karena kondisi lokasi yang masih menyisakan asap tebal, menyulitkan tim penyelidik untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Untuk dugaan sumber apinya masih dalam penyelidikan, karena kondisi sekarang ini asap masih belum hilang dari lokasi, jadi masih sulit untuk ditemukan dan juga kondisi korban untuk dimintai keterangan masih belum stabil,” ujar AKP Raden.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang terus melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menewaskan empat orang tersebut.
Pihak rumah sakit juga belum dapat meminta keterangan langsung dari para korban luka bakar karena kondisi mereka yang masih membutuhkan perawatan intensif.
- Penulis: mediagramindo


