Sumpah Serapah Mewarnai Usai Rekontruksi di Polrestabes Medan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
- visibility 104
- print Cetak

Keributan usai Rekonstruksi di Polrestabes Medan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Kasus pembunuhan yang melibatkan dugaan oknum TNI dan sipil lainnya di Polrestabes Medan diwarnai Sumpah Serapah dari keluarga korban usai Rekonstruksi di Polrestabes Medan.
Hal ini sangat disayangkan oleh keluarga tersangka dimana proses hukum masih berjalan untuk menarik benang merah yang pembuktian yang sedang digelar di lt2 Polrestabes Medan.
Isu yang beredar mengenai adanya tekanan dari pihak TNI terhadap aparat Kepolisian dalam kasus ini di bantah pendamping hukum militer kasus dugaan pembunuhan yang melibatkan oknum TNI Serka (H).

“Sebagai pendamping hukum militer kasus pembunuhan yang melibatkan oknum TNI Serka (H) serta para pelaku sipil lainnya, menegaskan bahwa tidak ada penekanan atau intervensi terhadap pihak Kepolisian dalam proses rekonstruksi kasus pembunuhan yang digelar di lantai 2 Gedung Reskrim Polrestabes Medan,” pungkas Mayor Chk Agus, Kumdam I/BB di Jl. HM Said No. 1, Kel. Sidorame Barat I, Kec. Medan Perjuangan beberapa hari yang lalu.
Viral di Media Sosial, usai Rekonstruksi keluarga korban mengeluarkan kata-kata tidak pantas kepada tersangka. Peristiwa itu terjadi dihalaman Polrestabes Medan, dimana salah satu tersangka yang berada di dalam mobil diteriaki kata-kata hujatan dan sumpah serapah yang tidak pantas diteriakkan saat berada di dalam lingkungan Polrestabes Medan.
- Penulis: mediagramindo


