Kades Lompat Ke Sungai Saat Dikejar Staf Pidsus Kejaksaan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
- visibility 139
- print Cetak

Kades Lompat Ke sungai Saat Dikejar Staf Kejaksaan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Simalungun – Peristiwa dramatis terjadi di Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Simalungun, saat seorang kepala desa yang buron dari kasus korupsi Dana Desa berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. Kardianto, Kepala Desa Banjar Hulu di Kecamatan Ujung Padang, berhasil ditangkap usai melompat ke Sungai Silau.
Peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu sore, 2 Juli 2025, di sebuah kafe dekat sungai di Jalan HM Yamin. Saat petugas dari Tim Pidsus Kejaksaan Negeri Simalungun melakukan penangkapan, Kardianto yang hendak diamankan justru melompat ke sungai.
Tidak hanya itu, seorang petugas dari kejaksaan yang ikut dalam proses penangkapan tersebut, Reynanda Ginting, juga ikut terjun ke sungai dalam usaha mengejar tersangka.
Akibat insiden itu, Reynanda Ginting, yang merupakan staf Pidsus berusia 26 tahun, tenggelam dan dinyatakan meninggal dunia setelah ditemukan Kamis, 3 Juli 2025, di radius sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian. Selain Reynanda, seorang calon jaksa muda bernama Fahri yang juga terlibat dalam operasi tersebut, turut terseret arus dan hingga kini belum ditemukan.
Video yang beredar menunjukkan tiga orang tengah berjuang melawan arus sungai untuk mencapai tepi. Salah satu saksi yang merekam video mengungkapkan bahwa salah satu dari mereka adalah petugas jaksa yang berusaha mengejar tersangka. “Dari tadi itu, yang tadi, penangkapan itu dari tadi,” ujar saksi tersebut.
Sementara itu, Inspektur IV Inspektorat Kabupaten Simalungun, Elyanto Purba, menyatakan bahwa kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kardianto sudah lama ditangani oleh aparat pengawasan internal dan Kejaksaan Negeri Simalungun. Ia menjelaskan bahwa Kardianto telah diperiksa terkait kasus tersebut sejak lama, termasuk oleh Inspektorat Pembantu Khusus.
Kejaksaan Negeri Simalungun melalui Kasi Intelijen, Edison Sumitro Situmorang, mengungkapkan bahwa Reynanda Ginting merupakan calon jaksa yang baru lulus dan bergabung dengan Kejari Simalungun tahun 2025.
Ia dikenal sebagai pribadi yang baik dan loyal dalam bekerja. Edison menyampaikan bahwa Reynanda dan Fahri turut dalam tim Pidsus yang melakukan pengejaran terhadap tersangka saat kejadian.
Hingga saat ini, pencarian terhadap Fahri masih berlangsung, dengan tim SAR gabungan melakukan berbagai manuver untuk menemukan korban yang hilang tersebut.
Pihak berwenang berjanji akan terus berupaya menemukan Fahri dan memastikan proses hukum terhadap tersangka korupsi ini berjalan sesuai prosedur.
- Penulis: mediagramindo


