Kesal Tidak Bisa Dihubungi, Anggota DPR RI Tegur Mantan Pj Gubsu Sumut.
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
- visibility 87
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Video rapat anggota Komisi II DPR yang dihadiri Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kompleks Parlemen Senayan hening saat mantan Pj gubernur Sumut ditegur, Kamis (25/04).
Agus Fatoni sendiri merupakan Pj Gubernur Sumut dari 24 Juni 2024 hingga 20 Februari 2025, dan Doli anggota legislatif yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut III menegur Agus karena pola komunikasi yang kurang baik saat menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sumatera Utara.
Doli menjelaskan, dirinya menelepon Agus saat itu untuk memberikan masukan terhadap penyelenggaraan Pilkada. Saat itu dirinya kesal harus menelepon menteri dalam negeri (mendagri) lebih dulu.
“Ini kan Bapak dulu diangkat jadi penjabat-penjabat kepala daerah ya. Jadi saya mau menyampaikan iya kalau kita komunikasi itu tolong direspons,” kata Doli dalam rapat Komisi II bersama Kemendagri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (24/4).
“Jadi waktu itu ada sedikit dispute. Saya harus telepon menteri baru bisa telepon Pak Dirjen ini. Jadi kami ini komunikasi bukan mau minta apa-apa, Bu Wamen, kita justru mau bantu ada masalah di daerah supaya itu bisa selesai,” ujar Doli.

Wakil Ketua Baleg DPR itu mengatakan, Pilkada di Sumut masih menyisakan permasalahan yakni tidak adanya Ketua DPRD definitif. Namun, ia tak menyinggung daerah mana yang ia maksud.
“Dan Pak Dirjen biar bapak tahu, sampai sekarang belum selesai urusannya, bayangin ada satu daerah yang sudah enam bulan setelah Pilkada enggak ada Ketua DPRD-nya,” tuturnya.
Agus Fatoni Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam rapat tersebut juga langsung merespons keberatan Doli itu. Ia mengungkapkan tidak mengangkat telepon saat itu karena sedang mengisi sambutan.
“Yang pertama dari Pak Doli, mohon maaf, Pak, komunikasi kita pas di Sumsel cukup lancar, tapi begitu pas di Sumut agak terkendala pas waktu itu ada kegiatan sambutan, Bapak telepon, pas Pak Menteri telepon sudah selesai, sekali lagi mohon maaf,” ujar Fatoni.
- Penulis: mediagramindo


