Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kebijakan Andra Soni Blunder Terkesan Memihak Siswa Merokok Disekolah

Kebijakan Andra Soni Blunder Terkesan Memihak Siswa Merokok Disekolah

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
  • visibility 94
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LEBAK – Keputusan Gubernur Banten, Andra Soni, untuk menonaktifkan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, menuai kritik tajam dari kalangan akademisi dan masyarakat luas. Kebijakan tersebut diambil setelah viralnya insiden penamparan siswa oleh Kepsek yang terkait dengan kasus pelanggaran disiplin di lingkungan sekolah.

Pengamat pendidikan dari Universitas Serang Raya (Unsera), Rizal Fauzi, menyatakan bahwa langkah tersebut tergesa-gesa dan berpotensi menimbulkan masalah baru. Ia menilai, tindakan menonaktifkan Kepsek secara cepat tanpa melalui proses evaluasi yang matang dapat memperburuk situasi dan tidak menyelesaikan akar permasalahan.

Sebelumnya, kejadian ini bermula saat Kepsek Dini Fitria memergoki salah satu siswanya, ILP, merokok di area sekolah saat kegiatan Jumat bersih pekan lalu. Dalam video yang beredar di media sosial, Dini mengaku kecewa bukan karena pelanggaran tersebut, melainkan karena siswanya tidak jujur dan berbohong saat ditegur.

Dalam suasana emosional, ia sempat menampar pelan siswanya, meskipun dalam pernyataannya menyebut tidak ada pemukulan keras.

Peristiwa ini kemudian memicu gelombang protes dan dukungan terhadap Kepsek di media sosial, yang menilai tindakan Dini merupakan bentuk disiplin yang manusiawi dan tegas.

Namun, Gubernur Andra Soni langsung mengambil langkah tegas dengan memerintahkan agar Kepsek Dini Fitria segera dinonaktifkan dari jabatannya.

Video yang beredar luas menerangkan Kepsek , Dini Fitria bertindak berdasarkan intuisi dan emosi saat menegur siswanya.

“Saya kecewa bukan karena dia merokok, tapi karena tidak jujur. Saya spontan menegur dengan keras, bahkan sempat memukul pelan karena menahan emosi.”

“Tapi, saya tegaskan, tidak ada pemukulan keras,” jelas Dini dalam video yang beredar di Sosial Media, Rabu (15/10).

Ia menegaskan bahwa tidak ada pemukulan keras dan bahwa tindakan tersebut diambil untuk menjaga disiplin dan moralitas di lingkungan sekolah.

Sementara itu, sejumlah kalangan pendidikan dan masyarakat menilai bahwa penonaktifan secara cepat dapat mengabaikan proses evaluasi dan dialog yang diperlukan dalam menyelesaikan masalah disiplin di sekolah.

Kritikus berpendapat, pendekatan yang lebih manusiawi dan komunikasi yang konstruktif harus menjadi prioritas dalam menangani insiden semacam ini.

Kebijakan Gubernur Banten, Andra Soni, menuai beragam reaksi dari berbagai pihak. Beberapa mendukung langkah tegas pemerintah daerah, sementara lainnya mengingatkan pentingnya penanganan yang adil dan berimbang dalam menyikapi insiden di lingkungan pendidikan.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir di Desa Begumit, DPR RI dan BGN Gelar Sosialisasi Program MBG

    Hadir di Desa Begumit, DPR RI dan BGN Gelar Sosialisasi Program MBG

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Langkat, Sumatera Utara – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dibentuk dengan tujuan untuk mengatasi permasalahan gizi di Indonesia khususnya yang terjadi di Langkat. DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan edukasi kepada warga Desa Begumit terhadap penguatan gizi untuk melahirkan generasi unggul dimasa mendatang. Kegiatan sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi […]

  • Pria Tua Kepincut Anak SMP, Korban di Culik Setelah Lamaran Ditolak

    Pria Tua Kepincut Anak SMP, Korban di Culik Setelah Lamaran Ditolak

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Bone – Kejahatan terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Bone. Seorang siswa SMP berusia 14 tahun berhasil diselamatkan setelah sempat diculik oleh lima pelaku yang diduga nekat karena penolakan lamaran dari salah satu pelaku. Peristiwa ini bermula saat korban NA sedang dalam perjalanan pulang dari sekolah di Dusun Tanah Cellae, Desa Abbanuang, Kecamatan Awangpone. Sekitar […]

  • Menteri Kelautan dan Perikanan Akan Dalami Dugaan Penguasaan Pulau-Pulau Kecil di Bali dan NTB oleh WNA

    Menteri Kelautan dan Perikanan Akan Dalami Dugaan Penguasaan Pulau-Pulau Kecil di Bali dan NTB oleh WNA

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyatakan akan mendalami adanya dugaan penguasaan pulau-pulau kecil di wilayah Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) oleh warga negara asing (WNA). Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI yang digelar di Jakarta hari ini, Senin (07/07). “Terhadap pulau kecil di dua wilayah […]

  • MK Gelar Sidang Pengujian Materi UU Hak Cipta, Perluas Diskusi tentang Sanksi Pidana dan Penyelesaian Sengketa

    MK Gelar Sidang Pengujian Materi UU Hak Cipta, Perluas Diskusi tentang Sanksi Pidana dan Penyelesaian Sengketa

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pengujian materi sejumlah pasal dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Agenda utama sidang hari ini adalah mendengarkan keterangan dari DPR dan Presiden terkait beberapa pasal yang dianggap bermasalah oleh para pemohon, termasuk Pasal 9 ayat (2), Pasal 9 ayat (3), Pasal 23 ayat (5), Pasal […]

  • Miris, Seorang Pasien BPJS Kesehatan Berobat ke RSU Haji Medan Tertunda Makan Obat

    Miris, Seorang Pasien BPJS Kesehatan Berobat ke RSU Haji Medan Tertunda Makan Obat

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Medan – Seorang peserta BPJS Kesehatan yang berobat ke RSU Haji Medan, harus tertunda makan obat sampai waktu yang tidak pasti. Hal ini akibat jenis obat yang dibutuhkan sesuai resep dokter, tidak tersedia di Farmasi Rawat Jalan Poli 2 rumah sakit milik Pemprov Sumut tersebut. Akibatnya, hingga hari kedua setelah menerima resep obat dari dokter, […]

  • Polda Jawa Barat Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi Internasional, Amankan Enam Balita

    Polda Jawa Barat Ungkap Sindikat Perdagangan Bayi Internasional, Amankan Enam Balita

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jawa Barat – Kepolisian Daerah Jawa Barat berhasil membongkar jaringan sindikat perdagangan bayi internasional yang telah beroperasi sejak tahun 2023. Dalam pengungkapan kasus ini, sebanyak enam balita diselamatkan dari tangan pelaku. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan bahwa dari hasil pengungkapan tersebut, lima balita baru saja tiba di Mapolda Jabar dari […]

expand_less