Massa Aksi Tolak Surat Edaran Pemko Medan tentang Daging Babi, Desak Dicabut
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
- visibility 224
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Ratusan pedagang dan elemen masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan menggelar aksi demonstrasi di depan Balai Kota Medan, Kamis (27/4). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap surat edaran yang diterbitkan Pemerintah Kota Medan yang membatasi ruang usaha pedagang daging non-halal, khususnya daging babi.
Dalam orasinya, massa menyampaikan kekhawatiran bahwa kebijakan tersebut berpotensi diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha mereka.
Mereka juga menuntut agar surat edaran tersebut dicabut dan menegaskan bahwa kebijakan itu tidak adil terhadap pedagang dan masyarakat yang membutuhkan daging babi.
“Kami meminta agar surat edaran tentang larangan penjualan daging babi dicabut. Pak Wali Kota, dengar suara kami! Daging babi telah membesarkan anak-anak kami, jadi orang makan babi,” teriak salah satu pendemo di tengah aksi.
Selain itu, massa juga mengkritik fokus pemerintah kota yang dinilai lebih mengedepankan kebijakan yang mengekang usaha daripada menyelesaikan persoalan mendasar seperti banjir, kemacetan, dan masalah sosial lainnya di Kota Medan.
- Penulis: Admin


