Penjualan Sepeda Listrik Meningkat Tajam, Ini Sebabnya
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
- visibility 137
- print Cetak

Foto ilustrasi Meta AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEIJING – Program tukar tambah sepeda listrik yang digagas Tiongkok terbukti mampu meningkatkan produksi dan penjualan kendaraan ramah lingkungan tersebut, sekaligus memperluas konsumsi dan meningkatkan keselamatan pengguna. Hal ini diungkapkan oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok dalam sebuah konferensi pers.
Dalam enam bulan pertama tahun 2025, penjualan sepeda listrik melalui program tukar tambah di seluruh negeri melonjak tajam, dengan rata-rata peningkatan sebesar 113,5 persen bulan ke bulan, menurut He Yongqian, juru bicara kementerian.
Hingga akhir Juni 2025, tercatat sekitar 8,47 juta sepeda listrik baru berhasil terjual untuk menggantikan sepeda lama, angka ini enam kali lipat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Provinsi-provinsi seperti Jiangsu, Hebei, dan Zhejiang mencatat penjualan masing-masing di atas satu juta unit. Sementara itu, 16 wilayah setingkat provinsi lainnya, termasuk Anhui dan Shandong, juga melaporkan penjualan melampaui 100.000 unit. Data ini menunjukkan keberhasilan program dalam mendorong pertumbuhan pasar sepeda listrik di berbagai daerah.
Nilai total penjualan selama enam bulan pertama tahun ini mencapai sekitar 24,77 miliar yuan (sekitar 3,46 miliar dolar AS), meningkat 6,6 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Dilansir dari xinhuanet, Lebih dari 8,4 juta pembeli di seluruh Tiongkok menikmati manfaat subsidi dari kebijakan ini, yang semakin mendorong konsumsi kendaraan ramah lingkungan tersebut, Jumat (04/07).
Selain meningkatkan volume penjualan, industri sepeda listrik juga mengalami kenaikan produksi. Pada paruh pertama 2025, produksi dari sepuluh merek teratas meningkat sebesar 27,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Saat ini, sekitar 82.000 toko penjualan turut berpartisipasi dalam program ini, sebagian besar merupakan usaha kecil dan mikro serta pedagang perorangan.
Menurut data industri, rata-rata penjualan per toko meningkat sebesar 302.000 yuan berkat program tukar tambah tersebut. Selain dari segi ekonomi, program ini juga dianggap berperan penting dalam menjamin keselamatan pengguna sepeda listrik dan menjaga stabilitas industri.
Kementerian Perdagangan menyatakan bahwa program tukar tambah ini tidak hanya mempercepat peralihan ke kendaraan ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi penghidupan masyarakat dan meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Program ini diharapkan terus berkontribusi dalam upaya Tiongkok mencapai target pengurangan emisi dan pembangunan kota yang lebih hijau di masa depan.
- Penulis: mediagramindo


