Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Dorong Swasembada Pangan dan Peran Sektor Pertanian di Balikpapan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
- visibility 171
- print Cetak

Foto ilustrasi Meta AI Percepatan Swasembada.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Rapat Koordinasi Percepatan Swasembada Pangan di Kalimantan Timur saat kunker Mentan, Andi Amran Sulaiman
Produksi padi meningkat 51,45 persen dan jagung 39,02 persen dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didukung oleh berbagai strategi nasional seperti program intensifikasi melalui OPLAH, ekstensifikasi pencetakan sawah, dan modernisasi pertanian berbasis alat mesin pertanian (alsintan).
Ratusan unit alsintan, termasuk traktor tanam padi, pompa air, dan traktor roda empat dan dua, telah disalurkan ke berbagai daerah, termasuk Kalimantan Timur, guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian.
Dalam empat bulan pertama 2025, serapan beras nasional mencapai 1,7 juta ton—semuanya dari hasil panen dalam negeri tanpa impor.
Menurut laporan Rice Outlook April 2025 dari USDA, Indonesia menjadi produsen beras terbesar di ASEAN, mengungguli Vietnam dan Thailand. Diproyeksikan, produksi beras Indonesia mencapai 34,6 juta ton tahun ini, meningkat 600 ribu ton dari perkiraan sebelumnya, menunjukkan ketangguhan sektor pertanian nasional.
Lebih lanjut Kementan siap Gelontorkan minimal 500 M untuk mendukung swasembada pangan Kaltim.
Optimisme ini menjadi stimulan bagi seluruh insan pertanian Kalimantan Timur terutama Gubernur H. Rudy Mas’ud yang terbuka dan semangat yang sama dalam mendukung upaya pencapaian swasembada pangan di Kalimantan Timur secepatnya.
Anggaran yang disiapkan ditargetkan mendongkrak produksi pangan serta menciptakan tranformasi menuju pertanian modern sesuai kebutuhan jaman dan meningkatkan minat generasi muda di sektor pertanian.

Sebelumnya Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., hadir langsung memimpin rapat bersama Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., dan sejumlah pejabat daerah lainnya. Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Ari Aryanto, S.E., M.IP. mewakili Pangdam VI/Mlw menerima kehadiran Menteri Pertanian dan seluruh peserta rakor.
Dalam sambutannya, Gubernur Kaltim menyampaikan bahwa swasembada pangan merupakan prioritas nasional yang sejalan dengan visi Presiden RI melalui Asta Cita. Kalimantan Timur, dengan luas wilayah 127.000 km², memiliki potensi besar melalui ratusan ribu hektar lahan yang belum dimanfaatkan pada hari Kamis (08/05).
- Penulis: mediagramindo


