Pulau Burung Tempat Migrasinya Burung dari Australia, Siberia dan Rusia di Kota Medan.
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 20 Des 2024
- visibility 137
- print Cetak

Pulau Burung tempat migrasi burung dari Australia, Siberia dan Rusia di penghujung tahun Belawan Kota Medan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Yayasan Gajah Sumatera Aceh (Yagasu) merupakan sebuah lembaga dengan program “Restorasi dan Perlindungan Mangrove di Pesisir Sumatera” bertujuan untuk meningkatkan kapasitas lingkungan ekosistem mangrove untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, pengurangan resiko bencana alam, konservasi keanekaragaman hayati serta pemberdayaan masyarakat pesisir.
Peran ekosistem mangrove dalam menjaga keseimbangan lingkungan untuk meningkatkan ketahanan pesisir, Yagasu terdorong membuat acara “Closing the Year with Mangroves Exhibition,” dengan mengangkat tema “Hundred Roots, Million Lives” sekaligus memperkenalkan Pulau Burung yang ada di Utara Kota Medan dan berpotensi besar dijadikan wisata baru yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, Jumat (20/12).
Berlokasi di Pulau Burung tepatnya di Belawan Kota Medan Sumatera Utara tersimpan keunikan alam yang bisa menjadi destinasi wisata musiman. Pasalnya setiap penghujung tahun banyak burung-burung bermigrasi dari negara-negara yang sangat jauh dari Indonesia.
Menurut Anton Syahputra Siregar, Manager restorasi YAGASU ada beberapa jenis burung yang setiap pengunjung tahun bermigrasi ke Pulau Burung yang berada di Utara Kota Medan ini.
Uniknya lagi burung-burung yang bermigrasi ini lebih menyukai berkembang biak di Pulau Burung dengan Mangrove yang tidak begitu luas. Awalnya ditahun 2011 luasnya hanya setengah hektar saja, setelah YAGASU berperan aktif menanam pohon Mangrove luas Pulau Burung bertambah sekitar satu hektar lebih.
- Penulis: mediagramindo


