Ratusan Warga Saksikan Jalanan Tergenang Lumpur Akibat Banjir di Denpasar
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
- visibility 98
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Denpasar – suasana di sekitar Jalan Hasanudin dan tepi Sungai Tukad Badung di Kota Denpasar dipadati oleh ratusan warga yang menyaksikan kondisi jalanan yang dipenuhi lumpur, ranting, dan sampah.
Kejadian ini terjadi pasca hujan deras yang melanda wilayah Bali sejak Selasa, 9 September 2025, yang menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah kawasan.
Salah satu titik yang paling menjadi perhatian adalah ambruknya sebuah bangunan ruko di tepi Tukad Badung akibat derasnya aliran sungai yang meluap.
Runtuhnya bangunan tersebut menimbulkan kekhawatiran akan adanya korban yang terjebak di bawah reruntuhan.

Kepala Tim SAR 115, Brama Budianto Darsono, mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pihaknya masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang diduga terjebak di dalam reruntuhan bangunan.
“Dari pihak keluarga yang berada di toko Tasnim, mereka memperkirakan bahwa keluarga mereka masih berada di dalam gedung,” ujar Brama, Rabu (10/09).
Berdasarkan laporan sementara, total korban dari insiden runtuhnya bangunan mencapai enam orang. Dari jumlah tersebut, empat orang merupakan pemilik dan karyawan Toko Centrum.
Dua korban berhasil diselamatkan dalam keadaan selamat, sedangkan dua lainnya meninggal dunia. Sementara itu, dua korban dari pemilik Toko Tasnim masih dalam pencarian oleh tim SAR dan relawan.
Hingga saat ini, proses evakuasi dan pencarian korban masih berlangsung, sementara warga dan petugas terus bekerja sama untuk menanggulangi dampak bencana ini.
Pemerintah daerah Bali sendiri menyatakan akan segera melakukan penanganan darurat dan evaluasi terkait kejadian ini guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
- Penulis: mediagramindo


