Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Raya Bocah (3 th) Meninggal Dengan Kondisi Cacingan

Raya Bocah (3 th) Meninggal Dengan Kondisi Cacingan

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
  • visibility 168
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sukabumi – Raya, bocah laki-laki berusia tiga tahun, dilaporkan meninggal pada Juli 2025 di Kampung Padangenyang, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kejadian tersebut dikabarkan dengan kondisi jenazah Raya yang dipenuhi cacing, menurut keterangan yang beredar di kalangan warga dan penjelasan dari pihak berwenang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa ini melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram-nya pada Selasa (19/8/2025). Dalam video tersebut, Dedi menyampaikan, “Saya merasa prihatin dan rasa kecewa yang mendalam dan permohonan maaf atas meninggalnya balita berusia tiga tahun dan dalam tubuhnya dipenuhi cacing,”

Keterangan dari gubernur menambah konteks bahwa kejadian tersebut memantik perhatian publik terkait aspek sanitasi lingkungan.

Dedi Mulyadi menambahkan, menurut penjelasan dokter, tubuh Raya diduga dipenuhi cacing akibat lingkungan yang tidak bersih.

Informasi ini menandakan bahwa faktor sanitasi dan kebersihan lingkungan setempat menjadi fokus utama dalam penanganan kasus ini. Pihak berwenang masih menindaklanjuti temuan medis dan melakukan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti serta langkah-langkah pencegahan ke depannya.

Dedi Mulyadi juga mengungkapkan bahwa beliau akan menindaklanjuti temuan ini dengan langkah tegas bagi pihak desa jika terbukti adanya kelalaian atau keterlibatan dalam permasalahan sanitasi lingkungan.

“Saya mengancam sanksi Desa bila ditemukan kelalaian yang berujung pada kematian anak,” ujar gubernur dalam pernyataan yang disampaikan melalui video tersebut.

Disisi lain penjelasan Kepala Desa Kepala Desa Cianaga, Wardi Sutandi, membenarkan kondisi keluarga Raya. Ia menjelaskan kedua orangtua Raya diduga mengalami keterbelakangan mental, sehingga hanya mampu merawat anaknya sebisanya.

“Kedua orangtuanya memiliki keterbelakangan mental, sehingga daya asuh terhadap anaknya kurang, tidak tahu persis bagaimana kondisi anaknya,” kata Wardi kepada awak media di RSUD Sekarwangi Cibadak.

Diketahui, Raya sering hidup dalam keadaan tidak sehat, seperti bermain di bawah kolong rumah bersama ayam.

Wardi menyebut, Raya juga menderita demam dan penyakit paru-paru, namun terkendala administrasi karena keluarga tidak memiliki Kartu Keluarga (KK) dan BPJS.

Setelah penyakitnya makin parah, kemudian ada salah satu keluarga yang kenal dengan rumah teduh (filantropi) laporan, langsung dijemput pakai ambulans.

Pemerintah Desa sudah tahunya sampai situ. Tapi sebelum dibawa (rumah teduh), Raya ini sering keluar masuk klinik dan puskesmas penjelasannya Wardi.

Raya kemudian dirawat selama sembilan hari dengan bantuan filantropi, tapi meninggal dunia pada 22 Juli 2025.

“Iya sering kita kontrol, kalau ada rezeki juga sedikit kita suka kasih, kan orangtuanya gak bisa kerja juga. Tapi yang namanya penyakit juga kan kita enggak tahu. Raya dan kakaknya ini tidak seperti ortunya (mengalami keterbelakangan mental),” ujar Wardi.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Hak Asasi Manusia Usulkan Korupsi Dimasukkan dalam Pelanggaran HAM Indonesia

    Menteri Hak Asasi Manusia Usulkan Korupsi Dimasukkan dalam Pelanggaran HAM Indonesia

    • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan agar praktik korupsi dimasukkan ke dalam kategori tindakan pelanggaran HAM dalam revisi Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM. Usulan ini tengah dikaji oleh Kementerian HAM bersama para ahli hukum sebagai bagian dari upaya memperkuat kerangka hukum perlindungan hak asasi manusia di Indonesia. Dalam konferensi […]

  • Menteri Pariwisata Viral Isu Air Galon, Apa Kata Warganet

    Menteri Pariwisata Viral Isu Air Galon, Apa Kata Warganet

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Mediagram –  Isu terkait Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Widiyanti Putri Wardhana, yang dikabarkan meminta air galon untuk mandi saat kunjungan ke daerah mulai mencuat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Rumor ini berawal dari curhatan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengaku pernah berinteraksi langsung dengan Menpar Widiyanti. Dalam unggahan di media sosial, […]

  • Pertemuan Kemitraan Bidang Teknologi Pertanian dan Pariwisata Indonesia – Malaysia

    Pertemuan Kemitraan Bidang Teknologi Pertanian dan Pariwisata Indonesia – Malaysia

    • calendar_month Rabu, 18 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Malaysia – Pertemuan ramah-tamah membangun kemitraan strategis antara Indonesia dan Malaysia yang dihadiri oleh tokoh Pariwisata dan Pertanian antar Negara yang berlangsung di Ruang VIP Hameediyah Bistro, Ampang Jl Jalan Kolam Ayer Lama, Taman Dato Ahmad Razali, 68000 Ampang Jaya, Selangor, Malaysia. Turut hadir dari Indonesia, Samuel Tri Sulastiyo General Manager Hotel Madani Medan, Wishnu […]

  • PSMS Medan Gagal Melaju ke Liga 1, Legimin: Kami Minta Maaf

    PSMS Medan Gagal Melaju ke Liga 1, Legimin: Kami Minta Maaf

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MEDAN – Harapan PSMS Medan menembus babak semifinal di Liga 1 musim 2024/2025 kandas saat menghadapi Persiraja Banda Aceh. Anak asuh caretaker PSMS Medan Legimin Rahardjo takluk 0-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Langsa, Sabtu (27/1/2024) sore. Kekalahan tragis itu hadir melalui titik putih. Dua gol berhasil menembus dinding gawang Abdul Rochim usai pengadil […]

  • Sungai di Batu Bara Meluap, Rumah Warga Terancam

    Sungai di Batu Bara Meluap, Rumah Warga Terancam

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Batu Bara – Hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kabupaten Batu Bara menyebabkan Sungai Bah Hapal meluap dan menggerus bantaran sungai. Akibatnya, empat rumah warga di Dusun V, Desa Perkebunan Tanjung Kasau, Kecamatan Laut Tador, terancam hilang akibat erosi yang terus berlangsung. Menanggapi situasi tersebut, Kapolsek Indra Pura, AKP Reynold Silalahi, bersama jajarannya dan Kepala […]

  • Rumah Kontrakan Jadi Sarang Anjing Bau, Warga Ubung Protes Keras di

    Rumah Kontrakan Jadi Sarang Anjing Bau, Warga Ubung Protes Keras di

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Denpasar – Pemerintah Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Denpasar mengeluarkan teguran keras serta surat panggilan resmi kepada pemilik rumah di Jalan Kertanegara Gang Taman Sari I, Dusun Pohgading, yang diduga menjadikan properti tersebut sebagai penampungan anjing liar. Kasus ini muncul dari laporan warga yang mengeluhkan gangguan […]

expand_less