Rhymes for Charity North Sumatera: Kolaborasi Musik & Solidaritas untuk Korban Banjir
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 11 Des 2025
- visibility 91
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Sumatera membawa duka dan tantangan besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi sulit tersebut, muncul gerakan solidaritas dari berbagai komunitas kreatif di Medan yang bersatu untuk membantu sesama.
Salah satu inisiatif itu terwujud dalam acara “Rhymes for Charity North Sumatera”, sebuah konser amal yang menggandeng musisi, komunitas seni, dan pelaku kreatif kota Medan.
Konser amal ini merupakan kolaborasi antara Dflow Coffee and Eatery dan Silap 13 (13 Clan), komunitas rapper Medan yang dikenal aktif membangun ruang berkarya di dunia hip-hop. Bersama dalam perkumpulan komunitas dan ruang karya, kolaborasi ini menginisiasi penggalangan dana untuk membantu korban banjir melalui sebuah panggung musik yang penuh energi dan kepedulian.
Dalam kegiatan ini solidaritas ini dilaksanakan dalam dua pekan, yakni 9 dan 12 Desember 2025.
Pada Minggu, 9 Desember 2025, Gelombang pertama konser amal digelar dengan meriah. Penampilan para rapper dari Silap 13 menghidupkan suasana dengan energi hip-hop khas Medan yang penuh semangat.

Pengunjung tidak hanya menikmati musik, tetapi juga berpartisipasi dalam donasi langsung yang dibuka sepanjang acara.
Jumat, 12 Desember 2025
Melihat antusiasme serta besarnya dukungan masyarakat, konser amal ini akan berlanjut pada sesi kedua. Tujuannya tetap sama mengumpulkan bantuan semaksimal mungkin bagi para korban banjir yang membutuhkan dukungan segera.
Kolaborasi Lintas Komunitas Seni
Yang membuat acara ini semakin bermakna adalah keterlibatan berbagai komunitas kreatif lainnya. Para pekerja seni turut menyumbangkan karya-karya terbaik mereka untuk dilelang, dan seluruh hasil lelang didonasikan 100% bagi korban banjir.
Dukungan dari berbagai lini seni ini menunjukkan bahwa solidaritas bisa hadir melalui banyak medium—baik lewat musik, visual art, maupun aksi komunitas.
Acara ini bukan hanya menjadi wadah hiburan, tetapi juga ruang untuk memperkuat empati dan kepedulian sosial. Di tengah situasi sulit, kreativitas menjadi jembatan yang menghubungkan banyak hati untuk membantu sesama.
Hip-Hop untuk Kemanusiaan
“Rhymes for Charity” membuktikan bahwa musik hip-hop bukan hanya tentang ritme dan lirik, tetapi juga tentang suara untuk perubahan. Melalui panggung sederhana dan penuh makna, komunitas rapper dan para kreatif Medan menunjukkan bahwa kolaborasi dapat menjadi kekuatan besar untuk meringankan beban masyarakat yang saat ini terdampak bencana.
Harapannya, kegiatan inisiatif ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya untuk terus menyalakan semangat solidaritas di Sumatera dan Indonesia.
- Penulis: mediagramindo


