Singa Betina di Balik Jilbab Lembut, Kisah Ustadzah Halimah di Deli Serdang
- account_circle Pipin
- calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
- visibility 205
- print Cetak

Perjuangan Ustadzah Halimah Diserang 'Emak-emak' Lingkungan Sendiri.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Perjuangan Ustadzah Halimah tidak mudah. Setelah aksinya viral, ia justru mendapat perlawanan dari sebagian warga, termasuk kelompok ibu-ibu yang diduga mendapat keuntungan dari peredaran narkoba tersebut.
Ia dicaci dan diintimidasi karena dianggap mengganggu “ketenangan” lingkungan. Meski begitu, ia tetap berdiri tegak demi melindungi anak-anak didiknya.
Polisi Tangkap Pelaku Setelah Laporan Ustadzah Halimah Laporan Ustadzah Halimah ditindaklanjuti Polresta Deli Serdang. Menurut Kasat Resnarkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Fery Kusnadi, polisi menerima laporan dari guru ngaji bernama Halimah Tusadiyah terkait transaksi narkoba di sekitar rumahnya.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap dua pelaku yang sedang duduk di bawah tiang tower di Desa Rantau Panjang.
Dari tangan pelaku, diamankan barang bukti berupa sabu seberat 2,40 gram bruto, plastik klip kosong, sekop sabu dari pipet plastik, dan dompet kecil pada hari Kamis, 14 Mei 2025.
Warganet Banjiri Dukungan untuk “Singa Betina” Deli Serdang, Aksi Ustadzah Halimah mendapat apresiasi besar dari warganet. Banyak yang menyebutnya “singa betina” dan “mujahidah” yang berani melawan kejahatan, Minggu (17/05).
- Penulis: Pipin


