Letjen Kunto Arief Wibowo di Mutasi, Ini Penjelasannya.
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
- visibility 112
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Mutasi Letjen Kunto Arief Wibowo picu spekulasi usai ayahnya, Try Sutrisno, sarankan pencopotan Gibran. TNI sebut mutasi bagian pembinaan karier.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan rotasi jabatan terhadap 237 perwira tinggi TNI, salah satunya jabatan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I.
Jabatan ini semula diduduki Letjen Kunto Arief Wibowo. Putra dari Wakil Presiden RI periode 1993-1998, Try Sutrisno, itu dirotasi ke jabatan Staf Khusus KSAD.
KJabatan yang semula diemban Letjen Kunto, kini diisi oleh Laksda Hersan berdasarkan surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/554/IV/2025 tanggal 29 April 2025.
Laksda Hersan sebelumnya menjabat Pangkoarmada III berdasarkan Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1286/XI/2023.
Mantan ajudan dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), ini juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres).
Dalam keterangan tertulis Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, disebutkan mutasi jabatan bagian dari pembinaan personel.
Dia berharap perwira tinggi yang diamanahi jabatan baru dapat melaksanakan tugas dengan dedikasi, loyalitas dan profesionalisme.
“Mutasi ini adalah bagian dari sistem pembinaan personel sekaligus kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan tugas yang terus berkembang. Diharapkan para perwira tinggi yang mengemban jabatan baru dapat melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi, loyalitas, dan profesionalisme,” ujar Kristomei dalam keterangan tertulis hari ini.
Sebanyak 237 perwira tinggi yang dirotasi jabatan terdiri dari 109 perwira tinggi TNI AD, 64 perwira tinggi TNI AL, dan 64 perwira tinggi TNI AU.
- Penulis: mediagramindo


