Soroti Kondisi Ekonomi dan Demokrasi di Indonesia, Apa Kata Anies
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
- visibility 70
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Melbourne – Calon presiden Indonesia, Anies Baswedan, menyampaikan pandangannya mengenai kondisi ekonomi dan demokrasi di Indonesia saat memberikan pembekalan kepada komunitas diaspora Indonesia di Masjid Westall, Melbourne, Australia. Dalam kesempatan tersebut, Anies menyoroti berbagai aspek terkait kemajuan dan tantangan yang dihadapi negeri tercinta.
Dalam pidatonya, Anies mengungkapkan bahwa meskipun politik di Indonesia saat ini cukup ramai dan pasar belum sepenuhnya stabil, perekonomian serta sistem demokrasi menunjukkan perkembangan yang relatif positif. Ia menilai bahwa demokrasi di tanah air tetap bergerak maju, meskipun masih ada berbagai kekurangan.
“Politik kita ini rame, walaupun pasar kita ini tidak sempurna, tapi demokrasi dan perekonomian relatif bergerak maju,” ujar Anies di Live YouTube Masjid Westall Melbourne, Selasa (12/08).
Namun, ia mengingatkan bahwa masih ada aspek yang perlu mendapat perhatian serius, yaitu penegakan hukum atau rule of law. Ia menilai bahwa aspek ini masih menjadi titik lemah dan tantangan besar dalam pembangunan Indonesia.
“Yang belum bergerak maju adalah rule of law. Ini yang paling lemah. Ini yang paling bermasalah. Mudah-mudahan jadi entry point untuk perbaikan secara serius ke depan,” tambahnya.
Anies juga berharap pemerintah saat ini dapat melakukan perbaikan secara bertahap dalam sistem hukum nasional. Ia menegaskan bahwa kepastian hukum sangat penting untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan dan pembangunan Indonesia.
“Karena kita tidak memberikan kepastian hukum. sekalian kita ngobrol. Ini cerita perkembangan terakhir saja. Mudah-mudahan bertahap pelan-pelan nanti akan bisa ada perbaikan di negeri kita,” tuturnya.
Kunjungan Anies ke Melbourne ini menjadi bagian dari upayanya untuk menyampaikan pandangan dan menggalang dukungan dari komunitas diaspora Indonesia di luar negeri.
Ia berharap, melalui dialog dan komunikasi yang terbuka, berbagai tantangan bangsa dapat diatasi secara bersama-sama.
- Penulis: mediagramindo


