Steven Arya Sitorus Korban Tenggelam atau Ada Sesuatu Yang Lain? Prarekonstruksi Bakal Digelar
- account_circle Pipin
- calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
- visibility 1.441
- print Cetak

Polsek Padang Tualang Bakal Gelar Prarekonstruksi Kasus Dugaan Tengelam Steven Arya Sitorus
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Misteri kematian Steven Arya Sitorus (18), pemuda yang ditemukan tewas mengenaskan setelah sempat dinyatakan hilang di kawasan wisata pemandian sungai Tangkahan Kabupaten Langkat, mulai memasuki babak baru, Selasa (16/06).
Dikabarkan Pihak kepolisian menjadwalkan agenda prarekonstruksi pada Kamis, 18 Juni 2026, guna mengurai kejanggalan kronologi hilangnya korban.
Kasus ini terus menyita perhatian publik setelah pihak keluarga menemukan sejumlah trauma fisik tak wajar di tubuh korban. Luka-luka tersebut memicu dugaan kuat bahwa Steven bukan sekadar korban tenggelam biasa, melainkan korban tindak pidana kekerasan sebelum jasadnya berakhir di sungai.
Kronologi Hilangnya Korban Dilaporkan Sore Hari oleh Rekan Wisata
Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa bermula pada Minggu siang, 31 Mei 2026. Almarhum Steven Arya Sitorus diketahui datang ke objek wisata Tangkahan bersama rombongan rekan-rekannya untuk menikmati masa liburan.
Namun, aktivitas wisata tersebut berubah menjadi petaka. Menurut penuturan rekan-rekan korban, Steven mendadak tidak terlihat di sekitar lokasi aliran sungai siang hari. Janggalnya, hilangnya Steven baru dilaporkan oleh pihak rekan-rekannya ke pengelola penginapan saat hari sudah beranjak sore pada hari Minggu 31 Mei 2026.
- Penulis: Pipin


