Terjadi Tembakan di Tempat Hiburan Malam Kota Samarinda, Satu Orang Tewas
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
- visibility 94
- print Cetak

Foto ilustrasi Meta AI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Samarinda – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda, Kalimantan Timur, tengah memburu pelaku penembakan di salah satu tempat hiburan malam, di Jalan Imam Bonjol, Samarinda, Minggu (04/05) dini hari, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
“Sekitar pukul 04.30 WITA, tepat di dekat gerbang tempat hiburan malam, terjadi penembakan dengan hasil autopsi yang selesai pada Minggu sore menunjukkan adanya lima bekas luka tembakan pada tubuh korban,” ujar Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar di Samarinda, Kaltim, Minggu.
Ia menjelaskan bahwa korban berinisial D. Polisi menemukan dua proyektil di sekitar lokasi kejadian dan tiga proyektil lainnya bersarang di tubuh korban.
“Ini selaras dengan temuan kami di lapangan,” imbuhnya.

Saat ini, Polresta Samarinda dibantu Subdit Jatanras Direktorat Krimum Polda Kaltim tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku penembakan.
Mengenai jenis senjata yang digunakan, Kombes Pol Hendri Umar belum dapat memberikan kepastian
Dari pengecekan sementara, pihaknya menduga pistol yang digunakan merupakan senjata rakitan. Namun, untuk jenis dan kaliber, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari Laboratorium Forensik
Beredar kabar salah satu saksi di lokasi kejadian menjelaskan pelaku penembakan mengenakan pakaian serba hitam dan mengendarai motor matic.
Ada empat kali tembakan terdengar dari senjata pelaku.

“Ada empat tembakan, terakhir itu dia (pelaku) membuang tembakan di depan (THM) ke arah udara untuk mengurai massa karena itu kan pas setelah bubaran,” kata warga yang berkumpul.
Sebelum menembak korban, pelaku yang mengenakan helm hitam sempat terlihat bolak-balik di depan THM menggunakan motornya.
Lalu, pelaku memarkir motornya 60 meter dari mobil korban.
“Penembak itu memarkirkan kendaraannya enggak jauh dari mobil korban, sekitar 60 meter, setelah itu mendatangi korban lalu ditembakan,” kata A.
“Pas korban mau naik (mobil) langsung dicegat langsung ditembakkan. Posisi penembak sudah menunggu, pas korban lewat langsung kejadian,” lanjutnya.
Sementara itu, Kapolres Samarinda Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasat Reskrim Kompol Dicky Anggi Pranata menjelaskan korban merupakan warga Samarinda dan pekerjaannya swasta.
- Penulis: mediagramindo


