Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » 6 Tahun Terpidana Silfester Masih Melenggang Bebas, Apa Kata Mantan Menteri Hukum dan Ham

6 Tahun Terpidana Silfester Masih Melenggang Bebas, Apa Kata Mantan Menteri Hukum dan Ham

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
  • visibility 122
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Nama Silfester Matutina, figur yang dikenal sebagai loyalis setia Presiden Joko Widodo (Jokowi), kembali mencuat ke permukaan media sosial. Kali ini, perhatian publik tertuju bukan pada dukungannya terhadap sang mantan presiden, melainkan pada polemik kasus hukum yang menyeret namanya selama beberapa tahun terakhir.

Kasus yang melibatkan Silfester bermula pada tahun 2019 silam, ketika ia divonis hukuman penjara selama 1,5 tahun oleh pengadilan atas tuduhan fitnah yang dilaporkan oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Putusan tersebut menjadi sorotan publik dan menimbulkan berbagai spekulasi terkait latar belakang dan motif di balik kasus tersebut.

Namun, menariknya, setelah enam tahun berlalu, Silfester diketahui belum pernah menjalani hukuman penjara secara nyata.

Ia dikabarkan tidak pernah merasakan dinginnya lantai jeruji besi, menimbulkan berbagai pertanyaan dan spekulasi di kalangan masyarakat dan pengamat hukum.

Mantan Menteri Hukum dan Ham, Hamid Awaluddin angkat bicara. Perbincangan hangat di Live Streaming YouTube Metro TV terkait kasus Silfester Matutina tidak ada kejelasan selama 6 tahun.

“Tolong kepada Kejaksaan Jakarta Selatan ada masalah apa sebenarnya yang sedang dihadapi sehingga masalah ini berlarut-larut Silfester Matutina yang sudah terpidana tidak dieksekusi,” tegas Hamid Awaluddin, Senin (11/08).

Menurutnya Kejaksaan Jakarta Selatan harus bisa menjelaskan permasalahan yang terjadi sehingga masyarakat mengetahuinya, apalagi sidang Silfester Matutina saat itu terbuka untuk umum dan saat ini viral kasusnya sudah 6 tahun tidak ada kejelasannya.

Dikabarkan, Silfester menghilang usai viralnya kasus terpidana 6 tahun yang masih belum ditahan hingga saat ini tambah Mantan Menteri Hukum dan Ham.

Hingga saat ini, Kejaksaan Jakarta Selatan dan yang bersangkutan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru dari kasus ini.

Sementara itu, kehadiran Silfester di media sosial tetap menarik perhatian, terutama dari para pendukung dan pengkritiknya.

Kejadian ini menambah panjang daftar kasus hukum yang menimpa tokoh yang dikenal dekat dengan pemerintahan, sekaligus menjadi sorotan terkait keadilan dan transparansi sistem peradilan di Indonesia.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa Coating Mobil Penting? Ini Penjelasannya

    Kenapa Coating Mobil Penting? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Medan – Buat kalian para pecinta otomotif, emangnya gak risih lihat mobilnya sudah mulai berjamur dan tampak kusam? Terkadang, faktor mobilitas yang tinggi dan umur mobil juga bakalan mempengaruhi tampilan mobil, Minggu (22/09). Kalau kondisinya sudah begitu, itu artinya anda harus segera lakukan coating untuk body mobil anda. Apa itu coating mobil? Coating mobil pada […]

  • Sensasi Ngopi Pakai Mesin Spanyol di Jantung Kota Medan, Dekat Masjid Nyaman Buat Ibadah

    Sensasi Ngopi Pakai Mesin Spanyol di Jantung Kota Medan, Dekat Masjid Nyaman Buat Ibadah

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 357
    • 0Komentar

    MEDAN – Kabar gembira bagi para pencinta kafein di Kota Medan. Kini hadir tempat nongkrong baru yang memadukan kualitas kopi premium dengan lokasi yang sangat strategis. Kopi Samping Masjid atau yang akrab disapa (Kosim), resmi hadir sebagai pilihan utama bagi mereka yang mencari kehangatan kopi di tengah padatnya aktivitas kota. Berlokasi di Jl. Mengkara No. […]

  • Refleksi Akhir Tahun 2024, KORMI Bakal Lebih Baik Kedepannya

    Refleksi Akhir Tahun 2024, KORMI Bakal Lebih Baik Kedepannya

    • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MEDAN – Menyongsong tahun 2025, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Sumatera Utara menggelar Refleksi Akhir Tahun sekaligus Pembubaran Panitia Rakerprov KORMI Sumut 2024, di Sekretariat KORMI Sumut, Jalan Williem Iskandar, Kawasan Sport Center Sumut, Senin, 30 Desember 2024. Momentum ini juga sekaligus menepungtawari Ketua Umum KORMI Sumut, H. Baharuddin Siagian yang terpilih menjadi Bupati […]

  • Driver Gojek Tewas Terlindas, Kapolda Metro Jaya Minta Maaf

    Driver Gojek Tewas Terlindas, Kapolda Metro Jaya Minta Maaf

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta  – Insiden tragis terjadi hari ini di tengah aksi demonstrasi di Jakarta, di mana sebuah kendaraan taktis (rantis) milik Brimob menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol), mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan ucapan duka cita dan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Dalam konferensi pers di Rumah Sakit […]

  • Denpom I/5 Medan Gelar Jumat Berkah Bersama DGR Group

    Denpom I/5 Medan Gelar Jumat Berkah Bersama DGR Group

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    MEDAN – Sebagai bentuk kepedulian kepada warga, DGR Group berkolaborasi dengan Denpom I/5 Medan, menggelar kegiatan jumat berkah dengan membagikan nasi kotak untuk warga yang melinta di Jalan Mayjen Suprapto tepatnya di didepan Markas Denpom I/5 Medan, Jumat, 24 januari 2025. Dalam kegiatan Jumat Berkah ini, sebanyak 350 paket nasi kotak dibagikan kepada warga sekitar […]

  • 352 Siswa di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG, SPPG Terancam Disuspend

    352 Siswa di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG, SPPG Terancam Disuspend

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Pipin
    • visibility 58
    • 0Komentar

    LOMBOK – Sebanyak 352 siswa SD dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga mengalami keracunan massal. Insiden ini diduga terkait konsumsi menu kebab ayam dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mulai merasakan gejala mual, muntah, pusing, dan sakit perut tak lama setelah menyantap makanan yang […]

expand_less