Tergiur Jadi Kurir Narkoba, Pilot Malaysia Airlines Ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta
- account_circle Pipin
- calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
- visibility 180
- print Cetak

Mohd Saufi bin Othman (39), seorang pilot maskapai penerbangan Malaysia Airlines.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kasus ini menyita perhatian publik lantaran latar belakang profesi tersangka. Sebagai penerbang di maskapai ternama, MSO sejatinya mengantongi penghasilan yang jauh dari kata kurang.
Berdasarkan data estimasi pendapatan pilot Malaysia Airlines (MAS) di tahun 2026, seorang First Officer (FO) Boeing 737 mengantongi pendapatan sekitar MYR 120.000 hingga 220.000 per tahun (setara Rp456 juta – Rp836 juta). Bagi level FO Senior beserta allowance, penghasilan mereka bisa menyentuh angka MYR 230.000 hingga 320.000 per tahun artinya, ia bisa mengantongi Rp72,8 juta hingga Rp101 juta setiap bulannya.

Jadwal Pilot Malaysia Kurir Narkoba Internasional.
Namun, pundi-pundi ratusan juta rupiah tersebut seolah tak cukup. Kepada penyidik, MSO mengaku nekat menjadi kurir barang haram tersebut karena tergiur iming-iming upah tambahan sebesar 50.000 ringgit Malaysia (sekitar Rp220 juta) untuk sekali pengiriman.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa aksi nekat ini bukanlah pengalaman pertama bagi MSO. Sebelum membawanya ke Jakarta, ia tercatat pernah menyelundupkan sabu ke Sabah, Malaysia, serta sukses mengirim sekitar 7 kilogram sabu ke Jakarta pada aksi sebelumnya.
- Penulis: Pipin


