Viral Video Tabrakan Kapal Penumpang dengan Bagang Nelayan di Perairan Tolitoli
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
- visibility 114
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tolitoli – Sebuah video viral beredar luas di media sosial yang memperlihatkan insiden tabrakan antara Kapal Penumpang Sabuk Nusantara 97 dan alat tangkap ikan laut milik nelayan setempat di perairan Tolitoli Sulawesi Tengah.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis 12 Juni 2025 sore tersebut terjadi saat Kapal Sabuk Nusantara 97, yang baru saja berlayar dari Tarakan, bersiap masuk ke area pelabuhan Dede setelah berlayar di perairan Tolitoli. Pada saat bersamaan, sebuah bagang ikan milik nelayan Toko Mekar tengah bersandar di dekat pelabuhan tersebut, tak jauh dari lokasi kejadian.
Rekaman video menunjukkan bahwa sebelum tabrakan terjadi, pekerja di atas bagang yang memperingatkan keberadaan kapal dari kejauhan.
Mereka berusaha memberi peringatan kepada nahkoda kapal agar mengurangi kecepatan atau menghindar, namun sayangnya pesan tersebut tidak diindahkan.
Salah satu pria di atas bagang bahkan berteriak, “Woii woii ditabrak kita nie,” sambil menggoyangkan tangannya ke arah kapal Sabuk Nusantara 97.

Kapten kapal Sabuk Nusantara 97 dan kru kapal diduga tidak bergeming dengan peringatan itu dan menyebabkan mereka tidak mampu menghindari bagang.
Akibatnya, kapal menabrak bagian penting dari alat tangkap milik nelayan tersebut. Insiden ini menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada bagang yang bersandar di lokasi.
Hingga kini, pihak pemilik bagang menaksir kerugian material yang dialami cukup besar, meskipun angka pastinya belum dapat dipastikan. Sementara itu, pihak Pelindo dan pengelola kapal Sabuk Nusantara 97 belum memberikan keterangan resmi hingga saat initerkait insiden tersebut, Jumat (13/06).
Tidak ada laporan korban jiwa dari kejadian ini. Meski begitu, insiden tersebut kembali menyoroti pentingnya aspek keselamatan dan koordinasi dalam jalur pelayaran yang padat di perairan Tolitoli. Kejadian ini menjadi pengingat akan perlunya pengawasan lebih ketat dan peningkatan komunikasi antara kapal dan nelayan di wilayah tersebut.
Sampai saat ini, penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan oleh otoritas terkait untuk memastikan penyebab pasti dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
- Penulis: mediagramindo


