Waspada Virus Babi, Dinas Peternakan Pemrovsu Tinjau Kecamatan Sunggal
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
- visibility 126
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia juga menerangkan laporan masuk terpaparnya ternak Babi yang diduga Virus ASF ini sejak tahun 2024 mulai Oktober hingga Desember sedangkan total kematiannya tidak diketahui.
“Saya sebagai Ketua GPBI masuknya laporan ke saya saat ini yang terpapar pada Bulan 10 tahun lalu 2024 ada di Pancurbatu sedangkan di kec. Namo Rambe di Bulan 11 lalu di bulan 12 kelurahan Simalingkar B dan Kwala Bekala. Untuk total matinya tidak tahu karena sudah ada yang dikubur. Jadi kita harap pemerintah memberikan solusinya agar virus ini tidak merebak,” terangnya.
Drh. Arif Hukmi Kepala Balai Veteriner (B-Vet) Medan menjelaskan peninjauan ini dilakukan untuk melakukan pengambilan sample dan memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kita sengaja turun langsung kelapangan karena adanya dugaan ASF. Lebih dikenal penyakit pada Babi Lalu hari ini kita melakukan pengambilan sample di Sukadono. Bersama pak ginting, pak Trisno dan warga sukadono. Kita mengambil sample darah dan sample lingkungan. Nah ini akan kita pastikan ASF apa bukan. Kerena penyakit Babi ini banyak juga seperti kolera yang hampir sama dengan ASF ini,” jelasnya.
- Penulis: mediagramindo


