Diperkirakan Ratusan Orang Masih Terjebak Pasca Erupsi Gunung Semeru
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
- visibility 91
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jawa Timur – Gunung Semeru mengalami erupsi yang cukup besar, menyebabkan banyak pendaki dan petugas terjebak di daerah sekitar Ranu Kumbolo. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 178 orang masih tertahan di lokasi tersebut dan belum dapat dievakuasi turun akibat kondisi medan yang sangat berbahaya.
Menurut Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Septi Eka Wardhani, evakuasi pendaki dan petugas tidak dapat dilakukan pada malam hari karena kondisi medan yang tidak memungkinkan.
Faktor utama yang menjadi kendala adalah risiko tinggi, kondisi gelap, jalur yang licin, dan rawan longsor yang semakin memperparah situasi.
“Risiko tinggi, kondisi gelap, serta jalur licin dan rawan longsor menjadi pertimbangan utama kami untuk menunda proses evakuasi,” ujar Septi pada Rabu malam (19/11).
Berdasarkan data dari BB TNBTS, jumlah orang yang masih terjebak di Ranu Kumbolo terdiri dari berbagai kalangan, termasuk pendaki, petugas, dan tim pendukung. Rinciannya adalah sebagai berikut:
– Pendaki: 137 orang
– Petugas Balai Besar TNBTS: 1 orang
– Tim Saver: 2 orang
– Pendamping Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST): 7 orang
– Porter: 15 orang
– Tim dari Kementerian Pariwisata: 6 orang

Pihak berwenang terus berkoordinasi untuk melakukan evakuasi secepat mungkin. Mereka sedang menunggu kondisi cuaca membaik dan medan yang aman agar proses evakuasi bisa dilakukan dengan aman dan efektif.
Selain itu, pihak berwenang juga mengimbau kepada semua pendaki agar selalu mengikuti arahan petugas dan tidak melakukan pendakian saat kondisi cuaca tidak memungkinkan.
- Penulis: mediagramindo


