Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kementerian Lingkungan Hidup Tindaklanjuti Dugaan Tambang Nikel di Raja Ampat

Kementerian Lingkungan Hidup Tindaklanjuti Dugaan Tambang Nikel di Raja Ampat

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Sekretaris Utama Rosa Vivien Ratnawati menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menindaklanjuti dugaan keberadaan tambang nikel di kawasan Raja Ampat, Papua Barat.

Vivien menyampaikan bahwa Deputi Gakkum KLHK sudah melakukan langkah-langkah penindakan terkait informasi tersebut.

“Saya hanya bisa menanggapi sedikit, karena Deputi Gakkum juga sudah menindaklanjuti itu,” katanya saat ditemui di sela-sela acara Sarasehan 45 Tahun Kalpataru di Kuta, Bali, Rabu (04/06).

Ia menambahkan, pihaknya sedang melakukan pengembangan langkah penegakan hukum terkait temuan tersebut.

Lebih lanjut, Vivien menjelaskan bahwa Deputi Bidang Penegakan Hukum KLHK sedang mendalami laporan mengenai keberadaan tambang nikel yang diduga beroperasi dekat destinasi wisata unggulan Raja Ampat.

Tambang tersebut dikhawatirkan dapat mengancam kelestarian ekosistem alami di kawasan yang menjadi daya tarik wisata domestik dan mancanegara itu.

Terkait dokumen lingkungan yang seharusnya dimiliki oleh pertambangan nikel sebelum beroperasi, Vivien mengaku bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi tersebut.

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga menyatakan akan memanggil pemegang izin tambang di kawasan Raja Ampat untuk dilakukan evaluasi aktivitas pertambangan.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut perlu diawasi secara ketat agar tidak merusak lingkungan.

Di sisi lain, Bupati Raja Ampat Orideko Burdam mengungkapkan bahwa kewenangan pemberian dan pencabutan izin tambang berada di tangan pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah merasa kesulitan melakukan intervensi terhadap aktivitas pertambangan yang diduga merusak ekosistem dan hutan di wilayahnya.

Kasus ini menambah dinamika terkait pengelolaan sumber daya alam di Raja Ampat dan menimbulkan perhatian serius dari berbagai pihak untuk menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • 12 Pejabat di Lantik Wagubsu Surya

    12 Pejabat di Lantik Wagubsu Surya

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 123
    • 0Komentar

    MEDAN – 12 pejabat Eselon II dilantik oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut), Surya. 12 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama mendapat jabatan baru pada lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut saat Gubenur Sumut digembleng Presiden Prabowo rangka retret pembekalan, Senin (24/2/2025) Wakil Gubernur Sumut, Surya menyampaikan, pejabat yang dilantik diharapkan untuk menunjukkan kinerja yang maksimal, dengan […]

  • Empat Singkatan Yang Wajib Kamu Ketahui Dan Manfaatnya

    Empat Singkatan Yang Wajib Kamu Ketahui Dan Manfaatnya

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Medan – Kupas tuntas beserta nomor layanan pengaduan terkait program Pembebasan Bersyarat ( PB ), Cuti Bersyarat ( CB ) dan Cuti Menjelang Bebas ( CMB ) yang wajib diketahui oleh masyarakat Berdasarkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Pembebasan Bersyarat ( PB ) yang diberikan oleh Negara melalui Kementerian Hukum dan Hak Asasi […]

  • Kepanikan Warga Cangang Ramang Menyelamatkan Diri Akibat Tanah Bergerak

    Kepanikan Warga Cangang Ramang Menyelamatkan Diri Akibat Tanah Bergerak

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Bukittinggi – Pada Senin pagi hari, warga kawasan RW 05 di Kelurahan Bukit Cangang Ramang, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, dihebohkan oleh kejadian aneh yang terjadi di lingkungan mereka. Sekitar pukul 10.00 WIB, aktifitas pergerakan tanah secara tiba-tiba terlihat jelas di area pemukiman, membuat warga panik dan berusaha mencari tempat aman. Peristiwa ini menjadi perhatian […]

  • Ceria Bersama Netti Sibarani di Senam Pagi

    Ceria Bersama Netti Sibarani di Senam Pagi

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Medan – Senam pagi diiringi musik untuk memulai aktifitas sangat perlu untuk dilakukan menjaga kebugaran jasmani para petugas Rutan Medan ditambah sinar matahari pagi. Manfaatnya membuat tubuh sehat dan dapat membantu kemampuan konsentrasi sehingga memudahkan dalam menyelesaikan pekerjaan sehari-hari, Sabtu (08/06). Olahraga senam pagi ini dibimbing oleh Kepala Subseski Urusan Umum, Netti Sibarani dari pukul […]

  • Bupati Jember Rencanakan Destinasi Wisata Olahraga Atas Prestasi Megawati

    Bupati Jember Rencanakan Destinasi Wisata Olahraga Atas Prestasi Megawati

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Jember – Atlet voli nasional Megawati Hangestri Pertiwi melakukan kunjungan ke Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Jawa Timur, untuk bertemu dengan Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. (Gus Fawait), pada Selasa (15/4/2025). Pertemuan ini berlangsung usai Megawati menyelesaikan pengobatan cedera otot kaki di Kota Surabaya, setelah mengakhiri kontraknya bersama klub Red Spark Korea Selatan. Dalam pertemuan tersebut, […]

  • Pantau Jalur Yang Berpotensi Gangguan Kemacetan, Kecelakaan dan Bencana

    Pantau Jalur Yang Berpotensi Gangguan Kemacetan, Kecelakaan dan Bencana

    • calendar_month Selasa, 17 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Medan – Dinas Perhubungan Sumut dirikan 12 posko dalam rangka perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Dishub Sumut mendirikan 12 posko monitoring untuk memantau kelancaran arus mudik. 12 posko-posko ini didirikan di beberapa titik strategis di sejumlah kabupaten/kota di Sumut. Posko dibangun untuk memantau pergerakan masyarakat, menjadi pusat informasi, dan koordinasi selama masa mudik. […]

expand_less