Bapas Waikabubak Gelar FGD Kelayanbinter dan Sosialisasi KUHP-KUHAP Baru di Sumba Timur
- account_circle Pipin
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 40
- print Cetak

Bapas Waikabubak Sosialisasikan KUHP Baru.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Bapas Waikabubak dalam membangun ruang dialog lintas sektoral ini. Penerapan KUHP dan KUHAP baru menuntut Bapas untuk lebih proaktif dan responsif, terutama dalam memperkuat fungsi pembimbingan dan pengawasan Klien Pemasyarakatan di wilayah Nusa Tenggara Timur,” ujar Decky.

Bapas Kelas II Waikabubak menggelar Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru, Kamis (22/10).
Kepala Bapas Kelas II Waikabubak, Rahmad Pijati, menegaskan program Kelayanbinter menjadi wadah krusial untuk memperkuat kolaborasi. Ia menyebut, pembimbingan tidak bisa dilakukan Bapas sendiri.
“Pembimbingan Klien Pemasyarakatan tidak bisa dilakukan oleh Bapas sendiri, melainkan butuh sinergi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar. Melalui FGD Kelayanbinter ini, kita menyelaraskan pemahaman dan keterlibatan semua pihak,” tegas Pijati.
Ia berharap, melalui peran aktif masyarakat dan instansi terkait, Klien Pemasyarakatan dapat kembali ke tengah masyarakat secara mandiri, produktif, dan tidak mengulangi tindak pidana.
- Penulis: Pipin


