Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Wisata Tangkahan Tidak Nyaman Untuk di Kunjungi, Ini Faktanya

Wisata Tangkahan Tidak Nyaman Untuk di Kunjungi, Ini Faktanya

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 10 Jun 2025
  • visibility 318
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Langkat – Detik-detik pengendara yang melintas di kawasan objek wisata Tangkahan, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menjadi sorotan setelah beredar video yang menunjukkan aksi pungli oleh sejumlah oknum tak bertanggung jawab.

Video berdurasi sekitar satu menit tersebut memperlihatkan pelaku menghentikan kendaraan satu per satu dan meminta uang sebesar Rp 10 ribu dari pengendara.

Kejadian ini memicu kecaman dari berbagai kalangan, termasuk Bupati Langkat, Syah Afandin, yang langsung menyatakan sikap tegas terhadap praktik pungli tersebut.

Dalam pernyataannya, Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak mentolerir praktik pengutipan liar di kawasan wisata yang seharusnya menjadi objek yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata daerah.

“Saya tidak mentolerir praktik pungli dalam bentuk apapun. Ini bukan hanya soal kepatuhan hukum, tapi soal menjaga kepercayaan publik terhadap layanan pemerintah,” ujar Syah Afandin, yang akrab disapa Ondim.

Ia menegaskan bahwa hari ini tidak ada ruang bagi pelaku pungli di kawasan Tangkahan dan menginstruksikan aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku, Selasa (10/06).

Selain itu, Bupati Langkat juga menegaskan bahwa pungli sekecil apapun adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat. Sebagai langkah tindak lanjut,

Pemkab Langkat akan melakukan pembenahan sistem pengelolaan retribusi dan menginstruksikan Dinas Pariwisata untuk melakukan evaluasi terhadap pengelolaan retribusi yang ada, guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Seruan penindakan pun datang dari Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Institute Sumut, Abdul Rahim. Ia mendesak aparat penegak hukum agar segera menangkap pelaku pungli dan menyelidiki apakah ada kaitan dengan oknum ormas tertentu atau pihak lain yang bekerja sama dengan pejabat daerah.

“Polisi harus tegas dalam menindak pelaku pungli, dan telusuri aliran dana serta siapa saja yang terlibat. Pungli ini sangat menghambat investasi dan mengurangi kepercayaan wisatawan,” tegas Rahim. Ia juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo telah memerintahkan TNI-Polri untuk memberantas pungli secara tegas di seluruh Indonesia.

Rahim menduga adanya oknum di balik pungli tersebut, bahkan beredar dugaan bahwa pungli di kawasan Tangkahan mungkin berkedok sebagai retribusi resmi, namun sebenarnya dilakukan secara illegal.

Ia juga menegaskan perlunya koordinasi antara aparat kepolisian, TNI, hingga pemerintah desa dan kecamatan untuk menelusuri sumber dan distribusi uang pungli tersebut.

Sementara itu, kawasan wisata Tangkahan yang terkenal dengan keindahan alamnya dan berbagai aktivitas petualangan, kini terganggu oleh maraknya aksi pungli yang merusak citra dan mengurangi kenyamanan wisatawan.

Saat libur panjang tiba, kawasan ini selalu dipadati pengunjung domestik maupun mancanegara, termasuk artis ibu kota yang menyukai keindahan alamnya.

Seperti disampaikan wisatawan asal Jakarta, Ali (28), yang berkunjung bersama keluarganya, praktik pungli ini sangat mengganggu kenyamanan mereka.

“Kami harus membayar retribusi di beberapa titik, bahkan ada yang tidak resmi. Ini sangat mengganggu pengalaman berwisata,” ujarnya.

Ali berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas agar praktik pungli ini tidak terus berlanjut dan mengganggu keindahan serta ketertiban kawasan wisata.

Kawasan wisata Tangkahan secara umum tetap menawarkan berbagai aktivitas menarik, seperti melihat flora langka, bertemu fauna endemik, menyeberangi jembatan gantung, bermain di air terjun, dan memandikan gajah.

Namun, keberadaan pungli yang terus berlangsung berpotensi menurunkan kepercayaan wisatawan dan menghambat perkembangan pariwisata di daerah tersebut.

Pihak berwenang dan aparat penegak hukum diharapkan tidak tinggal diam, dan segera melakukan tindakan tegas agar praktik pungli ini hilang dari kawasan wisata Tangkahan.

Keamanan dan kenyamanan wisatawan harus menjadi prioritas agar destinasi ini tetap eksis dan mampu mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pondok Pesantren Tahfiz Al Qur’an Abdullah Al Busyroni Buka Penerimaan Peserta Didik Baru

    Pondok Pesantren Tahfiz Al Qur’an Abdullah Al Busyroni Buka Penerimaan Peserta Didik Baru

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Serdang Bedagai – Pondok Pesantren Tahfiz Al Qur’an Abdullah Al Busyroni kembali membuka pintu untuk menerima peserta didik baru untuk tahun ajaran mendatang. Pondok pesantren yang berlokasi di Jl Bedagai Dusun VIII Desa Sei Rampah Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, ini menawarkan berbagai fasilitas unggulan untuk kenyamanan dan pengembangan optimal para santrinya. […]

  • Bobby Bakal Berkantor di Nias, “Tunggu Jadwal”

    Bobby Bakal Berkantor di Nias, “Tunggu Jadwal”

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Sumut – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution belum bisa memastikan kapan dirinya akan berkantor di Nias. Pasalnya Ketika Kampanye, Bobby berjanji apabila terpilih menjadi Gubernur ia akan berkantor di Nias. Bukan hanya itu, Bobby membuat program khusus untuk Kabupaten Nias, namanya Dikatakan Bobby Nasution, ‘ditambah satu’. “Sudah kita sampaikan kemarin, untuk program-programnya salah satunya itu […]

  • Komisaris-Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif

    Komisaris-Direksi Kompak Jalankan Transformasi, Bank Sumut Bidik Kinerja Lebih Kompetitif

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Medan – Komisaris dan Direksi PT Bank Sumut (Perseroda) kompak bicara tentang transformasi perusahaan yang diharapkan dapat mendukung pencapaian kinerja keuangan. Penataan struktur, akselerasi digitalisasi layanan, serta penguatan pembiayaan sektor produktif menjadi fokus untuk meningkatkan kontribusi terhadap ekonomi daerah dan nasional. Dalam Coffee Morning Bersama Bank Sumut bertema Berubah, Bertumbuh, dan Berprestasi yang digelar Rabu […]

  • Rumah Tahanan Dalam Peradaban Islam Hingga Perkembangannya Saat Ini

    Rumah Tahanan Dalam Peradaban Islam Hingga Perkembangannya Saat Ini

    • calendar_month Minggu, 21 Apr 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Medan – Penjara memiliki arti menahan dalam bahasa Arab, dimaksudkan pembatasan aktifitas akibat pelanggaran, hukum atas kesalahan yang melanggar peraturan yang berlaku saat itu. Didalam Islam Penjara telah ditegakkan sejak masa Nabi Yusuf AS, seperti firman Allah SWT dalam Alquran : “Yusuf berkata: Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan […]

  • Innalilahi, Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Lebih 1000 Orang

    Innalilahi, Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Lebih 1000 Orang

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperbarui data terkait dampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Hingga awal bulan Desember, jumlah korban jiwa akibat bencana yang terjadi pada akhir November lalu terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data terbaru BNPB yang dirilis pukul 19.05 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat […]

  • Jumat Sehat Rutan Kelas I Medan Adakan Senam Sekaligus Donor Darah

    Jumat Sehat Rutan Kelas I Medan Adakan Senam Sekaligus Donor Darah

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Medan-Dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda yang Ke-96 Tahun, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan Kanwil Kemenkumham Sumut mengadakan senam pagi sekaligus dirangkaikan dengan Donor Darah yang Bekerjasama dengan UDD (Unit Donor Darah) PMI (Palang Merah Indonesia) Kota Medan, Jumat (18/10). Bertempat di halaman depan Rutan Kelas I Medan kegiatan senam dan donor darah […]

expand_less