Rekor Terparah Sejarah! 1,92 Juta Hektar Lahan di Indonesia Ludes Terbakar hingga Oktober 2026
- account_circle Pipin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- print Cetak

Perkebunan Sawit Merusak Ekosistem Lahan Gambut di Indonesia.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mediagram – Krisis kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia tahun 2026 resmi menjadi yang terparah dalam sejarah. Berdasarkan data terbaru Nusantara Atlas, total lahan yang ludes terbakar hingga 20 Oktober 2026 mencapai 1,916 juta hektar, dengan lebih dari 1,14 juta titik panas (hotspot).
Angka ini melonjak drastis dua kali lipat hanya dalam dua bulan. Pada akhir Agustus 2026, akumulasi lahan terbakar masih di angka 895.650 hektar, namun melonjak menjadi 1,92 juta hektar pada akhir September hingga Oktober 2026. Capaian ini bahkan melampaui rekor periode yang sama pada tahun 2019 yang sebelumnya menjadi tahun terparah
Konsentrasi kebakaran paling luas terjadi di enam provinsi, yang sebagian besar merupakan wilayah gambut:
1. Papua Selatan
2. Kalimantan Barat
3. Nusa Tenggara Timur (NTT)
4. Kalimantan Tengah
5. Sumatera Selatan
6. Kalimantan Selatan
Sorotan utama dari kebakaran tahun ini adalah hancurnya hutan gambut. Padahal, ekosistem ini adalah benteng pertahanan terakhir bumi dari krisis iklim.
- Penulis: Pipin


