Bendera One Piace Ramai Menjelang HUT RI ke-80, Ada Apa !
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 30 Jul 2025
- visibility 212
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mediagramindo – Bendera dengan lambang Jolly Roger milik kru bajak laut Topi Jerami dari serial anime dan manga “One Piece” kembali mencuat di tengah percakapan publik di media sosial. Beberapa akun mengunggah gambar bendera tersebut yang dikibarkan sebagai bentuk ekspresi simbolis terhadap kondisi sosial-politik nasional. Fenomena ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, mulai dari simpati hingga kritik.
Penggunaan bendera One Piece oleh sejumlah netizen dan mahasiswa dianggap sebagai bentuk perlawanan simbolis terhadap sistem yang mereka anggap menindas dan jauh dari nilai keadilan.
Dalam konteks jelang Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, sebagian kalangan menilai bahwa pengibaran bendera bajak laut ini bukanlah tindakan pengkhianatan terhadap negara. Sebaliknya, mereka melihatnya sebagai simbol perjuangan tanpa kekerasan melawan ketidakadilan dan ketimpangan yang terjadi di tengah masyarakat.
Para pendukung tren ini berargumen bahwa bendera Merah Putih, sebagai lambang nasional, terlalu sakral untuk dikibarkan dalam kondisi sosial-politik yang mereka anggap tidak mencerminkan cita-cita kemerdekaan.
Mereka menilai bahwa hukum dan nurani telah “mati”, sehingga ekspresi melalui simbol bajak laut menjadi alternatif yang lebih kreatif dan bermakna. Simbol tersebut dianggap sebagai metafora untuk menyuarakan keresahan atas ketidakadilan yang terjadi di berbagai bidang.
Dalam serial anime dan manga One Piece, bendera bajak laut Straw Hat melambangkan kebebasan, pemberontakan terhadap kekuasaan yang korup, serta semangat petualangan dan persahabatan.
Pendukung fenomena ini menilai bahwa penggunaan simbol tersebut sebagai bentuk ekspresi politik dan sosial mencerminkan semangat perlawanan terhadap ketidakadilan yang mereka rasakan di tanah air.
Fenomena pengibaran bendera One Piece terlihat cukup sering digunakan dalam aksi demonstrasi, terutama oleh mahasiswa.
Beberapa peserta demonstrasi mengungkapkan bahwa mereka menggunakan simbol ini sebagai cara kreatif untuk menarik perhatian masyarakat terhadap isu-isu yang mereka perjuangkan.
“Saya melihat One Piece mengajarkan tentang keberanian, persahabatan, dan perjuangan melawan ketidakadilan,” ujar salah satu mahasiswa yang mengikuti aksi demonstrasi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa semangat itu juga ada di dalam diri kami sebagai generasi muda yang memperjuangkan hak-hak rakyat.”
Seruan pengibaran bendera One Piece saat ini juga mencerminkan keresahan masyarakat terkait berbagai persoalan nasional, seperti :
1. Lapangan pekerjaan minim, ada lapangan kerja, gaji minim
2. Kebutuhan pokok naik terus, bensin naik, listrik naik, Air naik, uang sekolah anak naik
3. Beras oplos dan kelangkaan BBM
4. Akses informasi minim
5. Akses jalan dan jembatan rusak
6. Akses pendidikan jauh dari standar pemerintah
7. Hukum yang timpang, sementara koruptor Milyaran dihukum sebanding dengan maling sendal menerima 1 tahun lebih masa penjara
- Penulis: mediagramindo


