Bupati Batubara Tidak Hadir Penabalan Gelar Datuk Lima Puluh Ke-VII
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
- visibility 110
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Batu Bara – Acara penabalan gelar adat Datuk Lima Puluh Ke-VII Seri Yang Mulia Datuk Izhar Fauzi Maharadja Seri Indera Muda berlangsung meriah dan penuh khidmat di Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara.
Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat pemerintah, aparat kepolisian, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat, menunjukkan antusiasme dan dukungan masyarakat terhadap pelestarian budaya adat Melayu.
Prosesi dimulai dengan salam pembuka adat pertabalan yang diikuti dengan bacaan Ayat Alquran dan penyantikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Setelah itu, dilakukan penyerahan keris tabal diraja sebagai simbol kehormatan dan kekuasaan adat, disusul dengan penyematan dan penyerahan surat ceri atau surat pelantikan oleh Bupati Batu Bara yang diwakili oleh Staf Ahli, Attarudin.
Dalam sambutannya, Attarudin menyampaikan bahwa Kabupaten Batu Bara yang terdiri dari 12 kecamatan ini baru pertama kalinya menggelar acara penabalan gelar adat seperti ini.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Seri Paduka Yang Mulia Datuk Izhar Fauzi Bin Wan Idris atas penabalan gelarnya pada hari Sabtu 31 Mei 2025 Ia turut menyampaikan maaf atas ketidakhadiran Bupati Batu Bara karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan.

“Ini merupakan momen penting dalam menjaga dan melestarikan budaya adat Melayu di Kabupaten Batu Bara. Kami dari Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengucapkan selamat dan semoga gelar ini dapat membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat,” ujar Attarudin.
Sementara itu, Tokoh Majelis Adat Budaya Melayu Batu Bara, Ok Saidin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya adat Melayu yang telah menjadi bagian dari identitas Kabupaten Batu Bara. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada semua pihak yang turut membantu terselenggaranya acara ini,
Ok Saidin menjelaskan sejarah panjang wilayah Batu Bara yang semula terdiri dari beberapa kedatukan, termasuk Kedatukan Lima Puluh yang berada di bawah Kesultanan Siak, kemudian menjadi bagian dari Kabupaten Asahan, dan akhirnya masuk ke dalam wilayah Kabupaten Batu Bara, (01/06).
Di tempat yang sama, Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson H.H Nainggolan melalui Kapolsek Lima Puluh AKP Tukkar L Simamora, mengucapkan selamat kepada Datuk Izhar Fauzi atas penabalan gelar tersebut.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali tatanan adat istiadat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia dan berjalan lancar serta aman.
Kegiatan penabalan gelar adat ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya Melayu dan mempererat hubungan antara masyarakat adat dan pemerintah daerah.
Acara berlangsung dengan tertib dan penuh rasa hormat, menunjukkan komitmen bersama dalam pelestarian budaya lokal di tengah era modernisasi.
- Penulis: mediagramindo


