Demo Bubarkan DPR RI Lanjut di Kota Medan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
- visibility 105
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa di depan Gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) berujung kerusuhan pada hari Selasa, pukul 14.00 WIB.
Kejadian tersebut menimbulkan kekerasan yang menyebabkan enam anggota polisi terluka saat mengamankan jalannya demonstrasi.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, prihatin adanya insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa dari enam anggota polisi yang mengalami luka, lima di antaranya adalah polisi laki-laki dan satu lainnya adalah polisi wanita (Polwan), Selasa (26/08).

“Benar, ada kericuhan. Sebanyak enam anggota kita mengalami luka-luka, terdiri dari lima Polki dan satu Polwan,” ujar Ferry kepada wartawan, Selasa malam.
Para anggota polisi yang terluka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Belum ada laporan mengenai kondisi mereka secara rinci.

Awalnya, aksi unjuk rasa berlangsung dengan damai. Namun, situasi mulai memanas ketika massa mulai melemparkan petasan, batu, dan benda lainnya ke arah petugas. Kerusuhan pun tidak dapat dihindari, dan petugas pun berusaha melakukan tindakan pengendalian untuk meredam kericuhan tersebut.
Kericuhan dipicu saat massa aksi melempari aparat dengan batu dan berbagai benda tumpul. Polisi yang melakukan pengamanan kemudian merespons dengan mengerahkan water cannon atau meriam air untuk memukul mundur pendemo.
Polisi kemudian menembakkan gas air mata berkali-kali. Kepulan asap putih mengepul di sekitar Jalan Imam Bonjol, membuat massa kalang kabut berlarian menyelamatkan diri.
Aroma menyengat dan pedih di mata membuat banyak peserta aksi tumbang dan harus dievakuasi oleh rekan-rekannya.

Ironisnya, tembakan gas air mata juga menjangkau Lapangan Benteng yang berada tak jauh dari lokasi aksi. Saat itu, lapangan sedang dipadati masyarakat yang tengah berolahraga sore.
Polisi berjanji akan melakukan penyelidikan terkait insiden ini dan mengintensifkan pengamanan di lokasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di depan Gedung DPRD Sumut kondusif masih dan Pihak kepolisian juga mengimbau agar demonstrasi berlangsung secara damai dan tetap menjaga ketertiban umum.
- Penulis: mediagramindo


