Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Desak RUU Perampasan Aset, Ini Manfaatnya

Desak RUU Perampasan Aset, Ini Manfaatnya

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
  • visibility 136
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta –  Ratusan warga yang tergabung dalam berbagai organisasi masyarakat dan tokoh aktivis menggelar aksi demonstrasi selama beberapa hari terakhir di berbagai wilayah Indonesia.

Mereka menuntut agar pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) segera membahas dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset sebagai langkah strategis dalam memberantas korupsi dan kejahatan ekonomi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya saat bertemu dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta petinggi partai politik dan DPR di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 1 September 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pembahasan RUU Perampasan Aset akan segera dilakukan demi mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

Konvensi PBB dan Dasar Hukum RUU Perampasan Aset

RUU Perampasan Aset merupakan mandat pasca Indonesia meratifikasi Konvensi PBB tentang UNCAC (United Nations Convention Against Corruption). Konvensi ini mengatur ketentuan terkait identifikasi, deteksi, pembekuan, dan perampasan hasil serta instrumen tindak pidana, sebagai bagian dari upaya memberantas korupsi secara internasional.

Meskipun rencana pengesahan RUU ini telah digagas sejak 2009 dan rancangan pertamanya selesai pada 2012, hingga saat ini proses pembahasan di DPR masih tertunda. RUU ini dianggap sebagai instrumen hukum penting dalam memperkuat sistem penegakan hukum, khususnya dalam memerangi kejahatan ekonomi dan tindak pidana korupsi.

Isi dan Bagian Penting RUU Perampasan Aset

RUU ini mengatur beberapa poin utama, di antaranya:

– Perampasan aset tidak bergantung pada penjatuhan pidana terhadap pelaku.

– Perampasan tidak menghapuskan kewenangan penuntutan terhadap pelaku tindak pidana.

Aset yang dapat dirampas meliputi:

1. Hasil tindak pidana atau aset yang diperoleh secara langsung atau tidak langsung dari tindak pidana termasuk yang telah dihibahkan atau dikonversikan menjadi harta kekayaan pribadi,orang lain, atau korporasi baik berupa modal, pendapatan, maupun keuntungan ekonomi lainnya yang diperoleh dari kekayaan tersebut

2. Aset yang diketahui atau patut diduga digunakan atau telah digunakan untuk melakukan tindak pidana

3. Aset lain yang sah milik pelaku tindak pidana sebagai pengganti aset yang telah dinyatakan dirampas oleh negara;

Aset yang merupakan barang temuan yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana.

4. Aset yang tidak seimbang dengan penghasilan atau tidak seimbang dengan sumber penambahan kekayaan yang tidak dapat dibuktikan asal usul perolehannya secara sah dan diduga terkait dengan aset tindak pidana:

5. Aset yang merupakan benda sitaan yang diperoleh dari hasil tindak pidana atau yang digunakan untuk melakukan tindak pidana.

6. Aset yang merupakan benda sitaan yang diperoleh dari hasil tindak pidana atau yang digunakan untuk melakukan tindak pidana.

Keuntungan UU Perampasan Aset

Seperti dikutip dari berbagai sumber,  UU Perampasan Aset ini tidak hanya mengatur soal kerugian akibat tindak pidana korupsi, melainkan juga kejahatan lain yang berdimensi ekonomi seperti, penghindaran pajak, perdagangan orang, penipuan, penggelapan dan perusakan lingkungan.

Adapun regulasi perampasan aset yang responsif terhadap perubahan modus tindak pidana berdimensi ekonomi menjadi kebutuhan mendesak. Apalagi modus terus berkembang dan terbilang kompleks melampaui batas-batas negara.

Berikut keuntungannya:

UU Perampasan Aset penting dalam upaya pemulihan kerugian keuangan negara, utamanya pengaturan perampasan aset tanpa harus menunggu putusan pidana

Pemberlakuan UU Perampasan Aset nantinya akan mendorong pengelolaan aset negara secara profesional, transparan, dan akuntabel.

1. Aset yang dirampas akan dikelola oleh lembaga khusus di bawah kementerian yang membidangi urusan keuangan agar tidak disia-siakan atau disalahgunakan, serta dapat dimanfaatkan bagi kepentingan negara.

2. UU Perampasan Aset ini memudahkan pemerintah bekerja sama dengan negara lain dalam pengembalian aset, karena biasanya mensyaratkan adanya putusan pengadilan.

3. Penyitaan dan perampasan hasil dan instrumen tindak pidana, selain mengurangi atau menghilangkan motif ekonomi pelaku kejahatan juga memungkinkan pengumpulan dana dalam jumlah yang besar yang dapat digunakan untuk mencegah dan memberantas kejahatan.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Jemaat Gereja Digelapkan 28 Miliar, Pelaku Ditangkap

    Dana Jemaat Gereja Digelapkan 28 Miliar, Pelaku Ditangkap

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 408
    • 0Komentar

    Sumut – Dalam perkembangan terbaru, pelarian Andi Hakim Febriansyah, mantan kepala Kas Bank BNI di Aek Nabara cabang Rantauprapat, resmi berakhir. Pria yang sebelumnya menjadi tersangka kasus penggelapan dana jemaah gereja sebesar Rp 28 miliar ini berhasil ditangkap oleh tim Subdit II Subdit Fismondev Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Utara. Penangkapan tersebut dilakukan […]

  • Lapas Jember Gelar Deklarasi Komitmen Anti Narkoba dan Alat Komunikasi Ilegal

    Lapas Jember Gelar Deklarasi Komitmen Anti Narkoba dan Alat Komunikasi Ilegal

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Jember – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menggelar “Deklarasi Komitmen Anti Narkoba dan Alat Komunikasi Ilegal”, bertempat di Aula Utama. Acara ini sekaligus dirangkaikan dengan “Penyematan Kenaikan Pangkat Pegawai”, dimana sebanyak 4 orang pegawai dinaikan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Jember, diikuti seluruh Pejabat Struktural dan […]

  • Sri Mulyani Lantik 139 Pejabat, Tekankan Peran DJP dan DJBC.

    Sri Mulyani Lantik 139 Pejabat, Tekankan Peran DJP dan DJBC.

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati secara resmi melantik 139 pejabat tinggi pratama dan pejabat pada unit organisasi di lingkungan Kementerian Keuangan hari ini, Jumat (13/6/2025). Pelantikan ini meliputi pejabat dari berbagai direktorat jenderal, termasuk Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Dalam pidatonya di hadapan pejabat yang dilantik, Sri […]

  • Silaturahmi Pecinta Olahraga Xtrim MAX-5 Bakal Digelar Sibolangit

    Silaturahmi Pecinta Olahraga Xtrim MAX-5 Bakal Digelar Sibolangit

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Medan – Xpedition Trail Mania (XTrim) Kota Medan kembali menggelar event akbar bertajuk Medan Adventure Xtrim edisi kelima (MAX 5). Event tahunan Xtrim Medan ini akan digelar di Semesta Nusantara Sibolangit, Deli Serdang pada 5 Mei 2024. Ketua Panita MAX-5, Marco Bangun mengungkapkan event tahunan ini sebelumnya digelar di Tahura, Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara untuk […]

  • Seser Lokasi Dugem di Kota Medan, Target Pendisiplinan TNI

    Seser Lokasi Dugem di Kota Medan, Target Pendisiplinan TNI

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MEDAN – Patroli gabungan personel Detasemen Polisi Militer (Denpom) I/5 Medan dan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lantamal I Belawan, menyisir 16 lokasi dugem alias Tempat Hiburan Malam (THM) di Kota Medan pada Jumat (18/4) malam hingga Sabtu (19/4) dini hari, dalam rangka mencegah pelanggaran disiplin oleh anggota TNI. Keterangan yang dihimpun wartawan menyebutkan, kegiatan […]

  • Orang Tua Siswi SMK Akan Buat laporan Polisi, Terkait Anaknya Yang Hamil Hingga Melahirkan Berdiri

    Orang Tua Siswi SMK Akan Buat laporan Polisi, Terkait Anaknya Yang Hamil Hingga Melahirkan Berdiri

    • calendar_month Sabtu, 15 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 105
    • 0Komentar

    MEDAN– Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Sat Reskrim Polrestabes Medan menjadwalkan pemeriksaan terhadap AL (19) siswi SMK Negeri Kota Medan yang melahirkan bayi sambil berdiri di sebuah warung Jalan Flamboyan Raya, Medan Tuntungan, lalu ditinggal begitu saja. Dalam kasus ini, pelajar perempuan tersebut sebagai terlapor penelantaran anak. “Kami sudah memanggil orang tuanya untuk dimintai keterangan,” […]

expand_less