Ada 30.000 Benda dan Artefak Jawa milik Indonesia Menjadi Diskusi Prabowo dan Raja Belanda
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
- visibility 84
- print Cetak

Kunjungan Prabowo ke Belanda
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Den Haag – Presiden RI Prabowo Subianto diterima langsung secara resmi oleh Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch, Den Haag, Belanda, pada Jumat, dan penyambutan tersebut menjadi bentuk penghormatan tinggi dari Kerajaan Belanda.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Istana Huis ten Bosch menjadi momen istimewa karena tidak hanya disambut Raja Willem-Alexander sebagai Kepala Negara Belanda, tetapi juga Ratu Máxima.
Berdasarkan keterangan resmi dari Sekretariat Presiden yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (26/09) penyambutan oleh raja dan ratu secara bersamaan ini merupakan suatu hal yang jarang terjadi dan menjadi bentuk penghormatan tinggi Kerajaan Belanda kepada Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo bersama Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima berdiskusi mengenai berbagai isu penting, termasuk penguatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang strategis.

Diketahui Presiden Prabowo dan Raja Willem-Alexander sama-sama berlatar belakang militer, sebuah kesamaan yang menghadirkan keakraban tersendiri dalam pertemuan tersebut.
Dalam pertemuan Presiden Prabowo bersama Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima berdiskusi mengenai berbagai isu penting, termasuk penguatan hubungan bilateral kedua negara di berbagai bidang strategis.
Salah satu agenda penting yang dibahas adalah komitmen Pemerintah Belanda untuk melakukan proses pengembalian 30.000 benda & artefak Jawa bersejarah milik Indonesia.
Pertemuan ini mencerminkan komitmen bersama Indonesia dan Belanda untuk terus mempererat hubungan, serta memperluas peluang kerja sama di masa mendatang.
Pertemuan di Istana Huis ten Bosch sekaligus menjadi simbol keberlanjutan tradisi persahabatan antara kedua negara.
- Penulis: mediagramindo


