Diduga Perwira Polisi Menjalin Hubungan Dengan Pramugari Berujung Kekerasan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
- visibility 101
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Aceh – Viral di Media Sosial seorang pramugari muda mengungkap pengalaman buruk akibat perlakuan seorang taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang kini bertugas di Reskrim Aceh.
Pelaku diketahui lulus dari Akpol pada tahun 2023. Korban mengaku mengalami tekanan mental dan seksual selama menjalin hubungan dengan pelaku, Minggu (19/01).
Korban menyebut bahwa pelaku sering memaksakan hubungan intim meskipun korban menolak dan merasa kesakitan. “Dia tidak akan berhenti sampai saya terluka atau berdarah,” ungkap korban.
Meski korban sering merasa kesakitan dan menolak, pelaku tetap memaksa, membuat korban mengalami trauma fisik yang serius.
Ketika korban hamil, pelaku memaksa aborsi dengan cara mencekokinya obat hingga tiga kali sehari. Meski korban menolak, pelaku tetap memaksa hingga korban mengalami keguguran.

“Dia bilang anak itu sumber masalah, dan dia tidak bisa menikahi saya karena aturan Akpol melarang,” ujar korban. Akibat tindakan ini, korban mengalami infeksi rahim, kista, dan divonis sulit hamil.
- Penulis: mediagramindo


