Dispar Kalsel Gencarkan Storytelling Dongkrak Potensi Parekraf
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
- visibility 90
- print Cetak

Foto : Dispar Kalsel
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BATOLA – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan (Dispar Kalsel) melaksanakan program storytelling sebagai upaya mengangkat potensi pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dalam menyampaikan cerita tentang destinasi wisata secara menarik, baik secara lisan maupun melalui media lain, Kamis (15/05).
Dalam kegiatan bimbingan teknis yang berlangsung di Barito Kuala, Sekretaris Dispar Kalsel, Tanwiriah, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk pembekalan kepada Pokdarwis agar mampu menggali dan mempromosikan potensi wisata unggulan di daerah tersebut.
“Kami memberikan pembekalan kepada pengelola Pokdarwis agar mereka dapat menyampaikan cerita tentang destinasi wisata secara kreatif dan menarik,” ujar Tanwiriah.
Dia menambahkan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci dalam memajukan destinasi wisata di daerah.
“Dengan SDM yang kompeten, mereka akan lebih mudah meningkatkan nilai jual destinasi wisata di tiap daerah,” katanya.
Tanwiriah pun menyebutkan bahwa Kabupaten Batola memiliki banyak destinasi wisata dan potensi ekraf yang dapat dikembangkan, seperti Pulau Sewangi dan Pulau Curiak. Kedua destinasi ini memiliki keunikan masing-masing, mulai dari pembuatan kapal motor tradisional (kelotok) di Pulau Sewangi hingga keberadaan penangkaran hewan endemik Kalimantan, seperti Bekantan, di Pulau Curiak.
Ia berharap, melalui storytelling yang kreatif, destinasi ini dapat dikenal lebih luas dan menarik minat wisatawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Batola, Sabirin, menyatakan komitmennya untuk memberikan pendampingan kepada Pokdarwis di daerahnya. Ia menegaskan bahwa hasil dari bimbingan teknis akan diimplementasikan secara optimal agar destinasi wisata di Batola semakin dikenal dan diminati.
Dispar Kalsel menargetkan program ini dapat membantu pengelola wisata meningkatkan daya tarik destinasi mereka melalui narasi yang menarik dan inovatif.
Program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Kota Banjarmasin dan akan terus digulirkan secara bertahap ke kabupaten dan kota lain di Kalimantan Selatan.
Dengan adanya program ini, diharapkan potensi wisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan dapat berkembang lebih pesat, memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.
- Penulis: mediagramindo


