Festival Musik Pestapora Kembali Digelar di Jakarta dengan Konsep Baru Tahun 2025
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
- visibility 198
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Festival musik tahunan Pestapora kembali digelar di JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (05/09). Acara yang selalu dinantikan kalangan pecinta musik ini tahun ini menghadirkan inovasi dengan mengusung konsep “tukar lagu” yang menampilkan kolaborasi unik antar musisi Tanah Air.
Dalam gelaran tahun ini, para musisi tampil tidak hanya membawakan lagu mereka sendiri, tetapi juga melakukan pertukaran lagu dengan artis lain.
Salah satu contoh menarik adalah kolaborasi antara band legendaris Slank dan penyanyi Sal Priadi. Pada awal penampilan, Sal membawakan lagu ciptaannya,
“Ada Titik-titik di Ujung Doa,” kemudian berlanjut membawakannya lagu legendaris Slank, “Orkes Sakit Hati,” dalam format kolaboratif.
Selain pertukaran lagu, momen yang menjadi pusat perhatian adalah kehadiran Rhoma Irama, Raja Dangdut Indonesia, yang memimpin salat Jumat di depan panggung Pestapora.
Rhoma tidak hanya berperan sebagai musisi yang tampil berkolaborasi dengan Maliq & D’Essentials, tetapi juga menggelar salat Jumat terbuka yang dihadiri oleh pengunjung pria dan musisi lain. Ia juga menyampaikan khotbah singkat yang berkaitan dengan situasi sosial dan ekonomi Indonesia saat ini.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pengunjung yang merasa acara ini mampu menyatukan berbagai elemen budaya dan musik Indonesia dalam satu panggung besar.
Festival Pestapora 2025 diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat solidaritas dan kreativitas musisi nasional.
Hingga berita ini diturunkan, acara berlangsung lancar dan dihadiri oleh ribuan penonton dari berbagai kalangan.
Pestapora kembali membuktikan bahwa festival musik ini tetap relevan dan inovatif, sekaligus menjadi ajang perayaan kebudayaan dan keberagaman musik Indonesia.
- Penulis: mediagramindo


