Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dunia Hiburan Malam Batam Tercoreng, Dua WNA Vietnam Diduga Pengeroyokan DJ Wanita di First Club

Dunia Hiburan Malam Batam Tercoreng, Dua WNA Vietnam Diduga Pengeroyokan DJ Wanita di First Club

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BATAM – Dunia hiburan malam di Kota Batam kembali tercoreng oleh insiden kekerasan yang melibatkan warga negara asing (WNA). Dua warga Vietnam diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang DJ wanita di salah satu klub elit, First Club, kawasan hiburan terkenal di Nagoya, Batam.

Kejadian ini mengundang kecaman keras dari berbagai pihak dan memicu kekhawatiran terhadap pengawasan keberadaan WNA di sektor hiburan.

Insiden terjadi saat suasana sedang ramai pengunjung, dan langsung menjadi perhatian publik. Korban, seorang DJ wanita berusia 26 tahun bernama Stevanie, dilaporkan mengalami luka fisik dan trauma psikologis akibat aksi kekerasan tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serupa yang melibatkan WNA di dunia hiburan Batam, yang selama ini dikenal sebagai kota yang ramah terhadap ekspatriat.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Siadari, menyampaikan kecaman keras terhadap insiden ini. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kejadian ini bukan sekadar kasus kekerasan biasa, melainkan soal perlindungan terhadap perempuan Indonesia dan kedaulatan negara.

“Ini soal perlindungan terhadap perempuan Indonesia di ruang kerja. Harus ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum,” tegas Lagat.

Lagat menekankan pentingnya proses hukum pidana dilakukan secara transparan dan tegas. Jika kedua pelaku terbukti bersalah, aspek keimigrasian juga harus segera ditindaklanjuti. Ia mengingatkan bahwa bekerja tanpa izin visa kerja yang sah merupakan pelanggaran serius sesuai Undang-Undang Keimigrasian.

“Kalau mereka bekerja di Indonesia, buktikan legalitasnya. Negara ini bukan tempat bebas bagi pelanggar hukum asing,” tambahnya.

Lebih jauh, Lagat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi adanya kegagalan sistemik dalam pengawasan izin tinggal WNA, khususnya di sektor hiburan malam.

Ia mengingatkan agar pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap sistem perizinan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.

Sementara itu, pihak Imigrasi Batam belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Mereka menyatakan masih menunggu hasil penyidikan dari pihak kepolisian sebelum mengeluarkan pernyataan resmi, Rabu (11/06).

Insiden ini menimbulkan sorotan tajam terhadap pengawasan keberadaan dan izin operasional WNA di Batam, terutama mengingat kota ini berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia yang menjadi jalur masuk utama para ekspatriat dan wisatawan asing.

Diberitakan sebelumnya, Dua wanita Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam diringkus Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja setelah terbukti melakukan pengeroyokan terhadap Disc Jockey (DJ) First Club Batam.

Penangkapan terhadap kedua pelaku pengeroyokan Dj Stevanie yakni Le Thi Huynh Trang (25) dan Nguyen Thi Thu Thao (25) berlangsung pada Minggu (8/6/2025) sekira pukul 02.00 Wib. Keduanya ditangkap di Pelabuhan Internasional Habour Bay Batam saat hendak melarikan diri ke Singapura.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Rangga Primazada melalui Kanit Reskim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas Ardianto menjelaskan, kasus pengeroyokan Dj Stevanie yang terjadi di First Club Batam pada Sabtu (7/6/2025) kemarin, bermula ketika korban mendatangi salah satu meja atas panggilan customer di VIP 7-8 First Club Batam.

Sementara itu, pihak Imigrasi Batam belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Mereka menyatakan masih menunggu hasil penyidikan dari pihak kepolisian sebelum mengeluarkan pernyataan resmi.

Insiden ini menimbulkan sorotan tajam terhadap pengawasan keberadaan dan izin operasional WNA di Batam, terutama mengingat kota ini berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia yang menjadi jalur masuk utama para ekspatriat dan wisatawan asing.

Masyarakat dan berbagai kalangan mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas demi menjaga citra dan keamanan kota Batam, serta memastikan bahwa kota ini tidak menjadi zona abu-abu pelanggaran hukum internasional.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pj Gubernur Dapat Arahan Efisiensi Anggaran, Pejabat Daerah Diminta ‘Ikat Pinggang’ Pakai APBD

    Pj Gubernur Dapat Arahan Efisiensi Anggaran, Pejabat Daerah Diminta ‘Ikat Pinggang’ Pakai APBD

    • calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 132
    • 0Komentar

    MEDAN – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni mendapat arahan efisiensi anggaran yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Kebijakan itu merupakan bagian dari loyalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) bertujuan untuk kesejahteraan rakyat. Hal tersebut disampaikan Fatoni, pada kegiatan pengarahan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya pada ASN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut […]

  • Pesan Penting untuk Calon Pembeli Properti: Waspadai Modus Penipuan Agen Properti Palsu

    Pesan Penting untuk Calon Pembeli Properti: Waspadai Modus Penipuan Agen Properti Palsu

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 198
    • 0Komentar

    MediaGramIndo – Dunia properti memang menawarkan peluang investasi yang menjanjikan, baik untuk hunian maupun bisnis. Namun, di balik potensi keuntungan tersebut, ada ancaman serius yang perlu diwaspadai, yaitu penipuan berkedok agen properti palsu. Modus ini semakin marak dan bisa merugikan Anda secara finansial maupun emosional. Kenali Modus Penipuan Agen Properti Palsu Penipu sering mengunggah foto […]

  • Mengabaikan Instruksi Mentan, Petani Sergai Mengeluh Harga Gabah Dibawa Rata-rata

    Mengabaikan Instruksi Mentan, Petani Sergai Mengeluh Harga Gabah Dibawa Rata-rata

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 144
    • 0Komentar

    SERDANG BEDAGAI Sumatera Utara – Puluhan petani di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) mengeluhkan rendahnya harga gabah kering panen (GKP) yang diterima dari agen dan Badan Usaha Logistik (Bulog), yang jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram. Keluhan ini mencuat setelah panen raya selesai dan para petani menilai harga yang diperoleh […]

  • Satgas Yonif 125/SMB Ambil Bagian Kelancaran PIN Nasional

    Satgas Yonif 125/SMB Ambil Bagian Kelancaran PIN Nasional

    • calendar_month Selasa, 4 Jun 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Papua Selatan – Satgas pamtas kewilayahan Yonif 125/SI’MBISA mendukung puskesmas setempat dalam melaksanakan program pemerintah yaitu PIN, Pekan Imunisasi Nasional terhadap anak-anak umur 0-7 Tahun di jajaran pos satgas wilayah Kabupaten Merauke, Mappi, Dan Asmat, Papua Selatan. Dalam keterangan tertulis Dokter Satgas Yonif 125/SMB Letda Ckm dr. Syafiq M Suheli, mengatakan bahwa keterlibatan satgas dalam […]

  • PAC PDIP se-Kota Medan Bakal Polisikan Iswar Lubis

    PAC PDIP se-Kota Medan Bakal Polisikan Iswar Lubis

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Medan – PAC PDI Perjuangan se Kota Medan mengaku meradang karena Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Iswar Lubis dinilai tidak memiliki niat baik untuk menghadirkan ‘anak buahnya’ bernama Sulkani Lubis. Karena, Sulkani menyebutkan bahwa penerapan parkir berlangganan di Medan sudah disetujui dan diketuk palu Ketua DPRD Medan sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Medan, Hasyim. […]

  • Pesta Rakyat Berujung Duka di Garut

    Pesta Rakyat Berujung Duka di Garut

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Garut – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan rasa duka mendalam terkait insiden tragis yang terjadi saat acara makan gratis dalam rangka Pesta Rakyat pernikahan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, dengan anggota DPRD Jawa Barat, Maula Akbar, yang juga merupakan putra kandungnya. Peristiwa yang berlangsung di kawasan Alun-Alun dan Pendopo Kabupaten Garut tersebut menyebabkan tiga […]

expand_less