Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Dunia Hiburan Malam Batam Tercoreng, Dua WNA Vietnam Diduga Pengeroyokan DJ Wanita di First Club

Dunia Hiburan Malam Batam Tercoreng, Dua WNA Vietnam Diduga Pengeroyokan DJ Wanita di First Club

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BATAM – Dunia hiburan malam di Kota Batam kembali tercoreng oleh insiden kekerasan yang melibatkan warga negara asing (WNA). Dua warga Vietnam diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang DJ wanita di salah satu klub elit, First Club, kawasan hiburan terkenal di Nagoya, Batam.

Kejadian ini mengundang kecaman keras dari berbagai pihak dan memicu kekhawatiran terhadap pengawasan keberadaan WNA di sektor hiburan.

Insiden terjadi saat suasana sedang ramai pengunjung, dan langsung menjadi perhatian publik. Korban, seorang DJ wanita berusia 26 tahun bernama Stevanie, dilaporkan mengalami luka fisik dan trauma psikologis akibat aksi kekerasan tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serupa yang melibatkan WNA di dunia hiburan Batam, yang selama ini dikenal sebagai kota yang ramah terhadap ekspatriat.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Siadari, menyampaikan kecaman keras terhadap insiden ini. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa kejadian ini bukan sekadar kasus kekerasan biasa, melainkan soal perlindungan terhadap perempuan Indonesia dan kedaulatan negara.

“Ini soal perlindungan terhadap perempuan Indonesia di ruang kerja. Harus ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum,” tegas Lagat.

Lagat menekankan pentingnya proses hukum pidana dilakukan secara transparan dan tegas. Jika kedua pelaku terbukti bersalah, aspek keimigrasian juga harus segera ditindaklanjuti. Ia mengingatkan bahwa bekerja tanpa izin visa kerja yang sah merupakan pelanggaran serius sesuai Undang-Undang Keimigrasian.

“Kalau mereka bekerja di Indonesia, buktikan legalitasnya. Negara ini bukan tempat bebas bagi pelanggar hukum asing,” tambahnya.

Lebih jauh, Lagat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi adanya kegagalan sistemik dalam pengawasan izin tinggal WNA, khususnya di sektor hiburan malam.

Ia mengingatkan agar pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap sistem perizinan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.

Sementara itu, pihak Imigrasi Batam belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Mereka menyatakan masih menunggu hasil penyidikan dari pihak kepolisian sebelum mengeluarkan pernyataan resmi, Rabu (11/06).

Insiden ini menimbulkan sorotan tajam terhadap pengawasan keberadaan dan izin operasional WNA di Batam, terutama mengingat kota ini berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia yang menjadi jalur masuk utama para ekspatriat dan wisatawan asing.

Diberitakan sebelumnya, Dua wanita Warga Negara Asing (WNA) asal Vietnam diringkus Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja setelah terbukti melakukan pengeroyokan terhadap Disc Jockey (DJ) First Club Batam.

Penangkapan terhadap kedua pelaku pengeroyokan Dj Stevanie yakni Le Thi Huynh Trang (25) dan Nguyen Thi Thu Thao (25) berlangsung pada Minggu (8/6/2025) sekira pukul 02.00 Wib. Keduanya ditangkap di Pelabuhan Internasional Habour Bay Batam saat hendak melarikan diri ke Singapura.

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Rangga Primazada melalui Kanit Reskim Polsek Lubuk Baja Iptu Noval Adimas Ardianto menjelaskan, kasus pengeroyokan Dj Stevanie yang terjadi di First Club Batam pada Sabtu (7/6/2025) kemarin, bermula ketika korban mendatangi salah satu meja atas panggilan customer di VIP 7-8 First Club Batam.

Sementara itu, pihak Imigrasi Batam belum memberikan keterangan resmi terkait insiden ini. Mereka menyatakan masih menunggu hasil penyidikan dari pihak kepolisian sebelum mengeluarkan pernyataan resmi.

Insiden ini menimbulkan sorotan tajam terhadap pengawasan keberadaan dan izin operasional WNA di Batam, terutama mengingat kota ini berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia yang menjadi jalur masuk utama para ekspatriat dan wisatawan asing.

Masyarakat dan berbagai kalangan mendesak pemerintah untuk segera mengambil tindakan tegas demi menjaga citra dan keamanan kota Batam, serta memastikan bahwa kota ini tidak menjadi zona abu-abu pelanggaran hukum internasional.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Intimidasi, Wartawan Deddy Irawan

    Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Intimidasi, Wartawan Deddy Irawan

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Medan – Wartawan Mistar, Deddy Irawan diperiksa penyidik Sat Reskrim Polrestabes Medan atas kasus dugaan intimidasi yang dilakukan preman terhadap dirinya saat meliput sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (7/3/2025). Kedatangan Deddy didampingi oleh petugas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan. “Saya memenuhi panggilan Polrestabes Medan atas laporan yang saya buat terkait dugaan intimidasi saat […]

  • Fasilitas SPKLU Resmi Diluncurkan di Hotel Le Polonia, Bobby Nasution: Semoga Makin Bertambah

    Fasilitas SPKLU Resmi Diluncurkan di Hotel Le Polonia, Bobby Nasution: Semoga Makin Bertambah

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 95
    • 0Komentar

    MEDAN – Kehadiran fasilitas stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di Kota Medan diharapkan bisa semakin banyak dan bertambah. Dengan demikian, maka akan semakin banyak pula masyarakat yang terlayani dan merasakan manfaatnya. Harapan itu disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat meresmikan Electric Vehicle Charging Station di halaman Le Polonia Hotel, Jalan Jenderal Sudirman Medan, […]

  • Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Austria di Bidang Vokasi dan Kejuruan

    Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan Austria di Bidang Vokasi dan Kejuruan

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Banyuwangi – Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Austria dalam bidang pendidikan vokasi, khususnya kejuruan pariwisata dan pengelasan (welder). Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia Indonesia dan mendukung pengembangan industri pariwisata serta manufaktur nasional. Kesepakatan kerja sama ditandai dengan penandatanganan dokumen Development of Vocational Training Center (Pusat […]

  • DPRD Medan Desak Wali Kota Segera Lelang Jabatan Eselon II

    DPRD Medan Desak Wali Kota Segera Lelang Jabatan Eselon II

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Medan – Kekosongan jabatan eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Medan menjadi perhatian serius Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen. Ia mendesak Wali Kota Medan, Rico Tri Bayu Waas, untuk segera menggelar lelang jabatan guna mengisi posisi yang kosong. Menurut Wong, kekosongan jabatan yang berlarut-larut bisa menghambat kinerja pemerintahan. Apalagi, aturan terbaru dari Kementerian Dalam […]

  • Dorong Penguatan Gizi, Warga Tapanuli Selatan Mendapat Sosialisasi Program MBG

    Dorong Penguatan Gizi, Warga Tapanuli Selatan Mendapat Sosialisasi Program MBG

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Tapsel – Presiden Prabowo Subianto merancang program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai tujuan melakukan perbaikan gizi nasional untuk melahirkan generasi berkualitas dimasa mendatang melalui penguatan gizi. Untuk itu penting melakukan edukasi kepada masyarakat terkait asupan gizi yang tepat bagi tubuh. Kegiatan sosialisasi dengan tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini bertempat di Aula HKBP Ds. […]

  • Penjualan Sepeda Listrik Meningkat Tajam, Ini Sebabnya

    Penjualan Sepeda Listrik Meningkat Tajam, Ini Sebabnya

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 137
    • 0Komentar

    BEIJING – Program tukar tambah sepeda listrik yang digagas Tiongkok terbukti mampu meningkatkan produksi dan penjualan kendaraan ramah lingkungan tersebut, sekaligus memperluas konsumsi dan meningkatkan keselamatan pengguna. Hal ini diungkapkan oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok dalam sebuah konferensi pers. Dalam enam bulan pertama tahun 2025, penjualan sepeda listrik melalui program tukar tambah di seluruh negeri melonjak […]

expand_less