Gosend Mayat Bayi di Kota Medan Ditangkap
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
- visibility 93
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Medan – Kepolisian akhirnya polisi berhasil menangkap pengirim paket berisi jasad bayi yang merupakan hubungan inses kakak beradik sekandung.
Pelaku adalah NH (perempuan) dan RD (pria) yng tinggal di indekost Jalan Selebes Gang 7, Kecamatan Medan Belawan Sumatera Utara.
Keduanya menjalin hubungan terlarang dan NH diketahui telah mengandung sejak Januari 2025.
Diketahui, NH hamil dan melahirkan bayi secara prematur pada 3 Mei lalu di sebuah lokasi bernama Barak Tambunan di kawasan Sicanang, Belawan.
Terduga pelaku ialah NH (perempuan) dan RD (laki-laki). Keduanya merupakan kakak beradik dan saat ini telah ditangkap polisi pada Jumat (09/05) pagi.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan penangkapan setelah personel Polrestabes Medan melakukan penyelidikan di sebuah indekos Jalan Selebes, Gang 7, Kecamatan Medan Belawan.
Sebelumnya driver ojol di Medan dapat paket Gosend Tas Berisikan Mayat Bayi viral di Media Sosial. Temuan bayi di dalam tas tersebut sontak membuat heboh warga di kawasan Jl. Bilal, Kelurahan Pulo Brayan Darat I Kecamatan Medan Timur, Kamis (8/5).

Awalnya orderan yang didapat Ojol didapat dari pelaku dalam bentuk kotak, saat sudah diserahkan oleh pelaku langsung bergegas pergi meninggalkan lokasi dengan menumpang bus angkutan kota (angkot), sedangkan driver ojol langsung menuju lokasi pengantaran.
Setibanya di titik pengantaran, yakni kawasan perkuburan Jl. Bilal, driver melihat seorang perempuan yang disangka penerima pesan dan menyerahkannya.
“Karena titik pengantarannya sesuai saya serahkan kepada perempuan yang berdiri di pinggir jalan. Perempuan itu tidak mau menerimanya, karena perempuan itu merasa tidak ada memesan paket, sehingga driver ojol dan perempuan itu sama-sama bingung,” ucapnya lagi.
Driver ojol pun menghubungi nomor yang tertera di aplikasi namun nomor tersebut sudah tidak aktif.
Setelah berupaya mencari, driver bersama perempuan yang disangka penerima itu pun membuka kotak tersebut.
Saat dibuka, keduanya mendapati bayi tersebut terbungkus di dalam tas hitam. Di dalamnya juga terdapat kain dan sajadah.
“Kondisi bayinya sudah meninggal. Di dalamnya tertera surat bertuliskan ‘serahkan saja paket ini ke marbot masjid’,” ucapnya menirukan tulisan di dalam paket.
Temuan itu pun membuat geger warga sekitar akhirnya tas berisi bayi tersebut diserahkan ke Polsek Medan Timur.
- Penulis: mediagramindo


