Harga Emas Melonjak, Amerika dan Iran Memanas
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
- visibility 368
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Analis pasar logam mulia, Ibrahim Assuaibi, menyampaikan prediksinya mengenai tren harga emas ke depan.
Ia menyebutkan bahwa jika harga emas dunia turun hingga US$ 4.553 per ons troi pada pekan depan, maka harga emas Antam diperkirakan akan mengikuti penurunan ke level Rp 2,638 juta per gram.
Jika tren penurunan berlanjut, support kedua berada di US$ 4.489 per ons troi, yang berpotensi menyebabkan harga emas turun lagi ke sekitar Rp 2,560 juta per gram.
“Potensi penurunan harga logam mulia minggu depan bisa mencapai Rp 2,820 juta per gram, tergantung kondisi pasar global,” jelas Ibrahim dalam analisisnya yang dirilis pada hari Minggu (18/01).
Rekor tertinggi harga emas Antam tercatat pada Kamis (15/1/2026), mencapai Rp 2,675 juta per gram, menandai puncak harga dalam beberapa bulan terakhir.
Fluktuasi harga ini mencerminkan ketidakpastian ekonomi global dan dampaknya terhadap pasar logam mulia.
Situasi geopolitik yang tegang dan ketidakstabilan ekonomi dunia terus mempengaruhi harga emas dan kondisi ekonomi di berbagai negara, termasuk Iran.
- Penulis: mediagramindo


