Kasus DBD Naik Saat Musim Hujan, Ini Gejala dan Pencegahannya
- account_circle Pipin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 12
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SIMALUNGUN – Curah hujan tinggi yang terjadi di sebagian wilayah Indonesia menyebabkan peningkatan populasi nyamuk secara signifikan. Banyaknya genangan air menjadi tempat ideal bagi larva nyamuk berkembang biak, sehingga risiko penularan Demam Berdarah Dengue (DBD) semakin meningkat.
Demam Berdarah Dengue disebabkan oleh virus Dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus.
Data Direktorat P2PTM Kementerian Kesehatan RI mencatat, per Januari 2022 terdapat 87.501 kasus DBD di Indonesia dengan 816 kasus kematian.
Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk waspada dan melakukan pencegahan sejak dini.
Kenali Gejala Awal Demam Berdarah Dengue
Penanganan cepat sangat menentukan kesembuhan pasien DBD. Berikut gejala umum yang perlu diwaspadai:
– Demam tinggi mendadak hingga 40 derajat Celcius
– Sakit kepala hebat
– Nyeri di belakang bola mata
– Nyeri otot dan nyeri sendi di sekujur tubuh
– Mual, muntah, dan muncul bintik merah pada kulit
– Pendarahan ringan seperti mimisan atau gusi berdarah
- Penulis: Pipin


