Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Kang Dedi Dapat Apresiasi Menteri Hak Asasi Manusia, Ini Sebabnya

Kang Dedi Dapat Apresiasi Menteri Hak Asasi Manusia, Ini Sebabnya

  • account_circle mediagramindo
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • visibility 210
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menyatakan bahwa program pendidikan siswa bermasalah di barak militer yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dapat diimplementasikan secara nasional, jika terbukti berhasil.

Pigai menekankan bahwa pendidikan di barak militer yang tidak melibatkan hukuman fisik tidak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Pernyataan itu diberikan Pigai usai menerima kunjungan Dedi Mulyadi di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Kamis (08/05).

Pigai menyampaikan akan menyarankan program tersebut kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Abdul Mu’ti.

“Kalau Jawa Barat sukses, sesuai kewenangan Kementerian HAM, kami akan menyampaikan kepada Mendikbud agar mengeluarkan regulasi agar model ini dapat dilaksanakan secara masif di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa program pendidikan di barak militer ini tidak melanggar hak anak dan bertujuan melatih kedisiplinan serta meningkatkan kualitas mental dan tanggung jawab siswa.

Ia menambahkan bahwa program ini membantu anak-anak yang selama ini sering bolos dan tidak mendapatkan lingkungan belajar yang baik di rumah maupun di sekolah.

Siswa yang mengikuti program akan mendapatkan pendidikan selama sekitar 28 hari, dilengkapi dengan pendampingan dari dokter, psikolog, dan guru mengaji. Mereka tetap mengikuti pendidikan formal, mengikuti ujian, dan terhubung dengan sekolah masing-masing. Selain itu, program ini juga dilakukan atas persetujuan orang tua siswa.

Dedi menegaskan bahwa Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat akan menjadi mitra dalam pengawasan program ini. Mereka bertugas memastikan tidak terjadi pelanggaran hak asasi selama pelaksanaan program.

Kepala Kanwil Kementerian HAM Jawa Barat, Hasbullah Fudail, mengonfirmasi bahwa pihaknya akan segera menurunkan tim untuk memantau jalannya pendidikan siswa bermasalah di barak militer. “Secepatnya,” katanya saat ditemui di lokasi.

Program ini diharapkan dapat mendukung visi Indonesia Emas 2045 dengan membangun generasi bangsa yang berkualitas, disiplin, humanis, dan bertanggung jawab sesuai dengan semangat Presiden Prabowo Subianto dan cita-cita nasional.

Kata Kunci: Program Pendidikan Siswa Bermasalah di Barak Militer, Pendidikan di Barak Militer, Hak Asasi Manusia (HAM), Program Disiplin Siswa, Pendidikan Nasional, Dedi Mulyadi, Natalius Pigai, Jawa Barat, Pendidikan Formal dan Non-Formal, Pengawasan Hak Asasi, Indonesia Emas 2045.

  • Penulis: mediagramindo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagab, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu Saat Membaca Teks UUD 45

    Gagab, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu Saat Membaca Teks UUD 45

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Pasangkayu, Sulawesi Barat – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasangkayu tampak gagap saat membacakan teks Pembukaan UUD 1945 dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di Pasangkayu. Kejadian tersebut menarik perhatian peserta upacara dan warga yang hadir. Momen ini menjadi sorotan karena wakil ketua DPRD terlihat kesulitan mengucapkan beberapa kalimat dalam teks yang dibacakan secara […]

  • Geopark Meratus Dinobatkan Sebagai Bagian Dari UNESCO Global Geopark (UGG), Apa Instruksi Gubernur Kalsel

    Geopark Meratus Dinobatkan Sebagai Bagian Dari UNESCO Global Geopark (UGG), Apa Instruksi Gubernur Kalsel

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Kalsel – Dalam sidang dewan eksekutif UNESCO ke-221 yang berlangsung di Paris, Prancis, 2–17 April 2025, Geopark Meratus Kalimantan Selatan, Indonesia memiliki total 12 UNESCO Global Geoparks. Sebelumnya, Indonesia telah memiliki Geopark Batur, Belitong, Ciletuh, Gunung Sewu, Ijen, Maros Pangkep, Merangin Jambi, Raja Ampat, Rinjani Lombok, dan Kaldera Toba yang telah diakui dunia. Dalam hal […]

  • Lom Lom Suwondo, Harus Siap Siaga Hadapi Potensi Bencana

    Lom Lom Suwondo, Harus Siap Siaga Hadapi Potensi Bencana

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 161
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang beserta segenap jajaran dan stakeholder terkait harus siap siaga menghadapi segala kemungkinan, khususnya potensi bencana. “Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk meminimalkan dampak bencana dan memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan terbaik,” ucap Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, pada Apel Kesiapan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi […]

  • Kondisi Nenek Rodiah Setalah Kecelakaan Dengan PJR Polda Sumut

    Kondisi Nenek Rodiah Setalah Kecelakaan Dengan PJR Polda Sumut

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Medan – Dua personel Patroli Jalan Raya (PJR) dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara dilaporkan mengalami insiden kecelakaan lalu lintas saat bertugas di Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis pagi. Peristiwa tersebut melibatkan Bripda AD dan Bripda RS yang diduga menabrak seorang nenek bernama Rodiah (70), saat korban menyeberang jalan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di depan […]

  • Bukan Karena Dihina, Perkara Buang Sampah 3 Bocah Ditikam

    Bukan Karena Dihina, Perkara Buang Sampah 3 Bocah Ditikam

    • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Medan – Rudi Sihaloho (41) pelaku penikaman tiga bocah di Desa Bandar Khalipah Kecamatan Percut Sei Tuan Deli Serdang Sumatera Utara terkuak motif pelaku yang menewaskan 2 bocah dari keterangan ayah korban, Selasa (10/12). Tewasnya dua bocah inisial OS (5), SS (4) dan NS (6) masih dirawat di rumah sakit, disebabkan korban membuang sampah jajanannya […]

  • Kenapa Coating Mobil Penting? Ini Penjelasannya

    Kenapa Coating Mobil Penting? Ini Penjelasannya

    • calendar_month Minggu, 22 Sep 2024
    • account_circle mediagramindo
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Medan – Buat kalian para pecinta otomotif, emangnya gak risih lihat mobilnya sudah mulai berjamur dan tampak kusam? Terkadang, faktor mobilitas yang tinggi dan umur mobil juga bakalan mempengaruhi tampilan mobil, Minggu (22/09). Kalau kondisinya sudah begitu, itu artinya anda harus segera lakukan coating untuk body mobil anda. Apa itu coating mobil? Coating mobil pada […]

expand_less