Kepling Dijemput Warga Saat Eksekusi Lahan Tanjung Mulia
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
- visibility 163
- print Cetak

Demo Ratusan warga Tanjung Mulia Kota Medan Turun ke Jl Krakatau Medan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Demo Penolakan Eksekusi Lahan Warga Tanjung Mulia, Kepling Dijemput Warga, Kamis (17/07).
Ternyata, warga dari Jalan Aluminium, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Deli, menangkap tiga Kepala Lingkungan (Kepling) dari Kelurahan Tanjung Mulia. Penangkapan ketiga kepling tersebut berlangsung dramatis dan dilakukan di tempat berbeda.
Warga menduga ketiga kepling menerima upeti dari pihak yang mengklaim memiliki hak atas lahan yang saat ini ditempati warga maupun menjadi permukiman warga.
Kecurigaan ini memicu kemarahan warga yang menuntut keadilan dan bahkan sempat menyatakan akan berhadapan langsung dengan petugas keamanan dan aparat penegak hukum.
Akibat aksi massa yang tidak terkendali, proses eksekusi lahan akhirnya dibatalkan. Warga Jalan Aluminium juga melakukan aksi anarkis dengan merusak sejumlah bangunan ruko di sekitar lokasi. Tak hanya itu, massa mengejar petugas dari Pengadilan Negeri Medan yang sedang melakukan pengamanan.
Keadaan semakin tegang ketika dua warga mengalami luka cukup serius akibat dipukul oleh petugas. Satu warga menderita luka parah di wajah, sementara yang lain mengalami luka di bibir.
Ketegangan memuncak saat warga yang tidak terima terlibat aksi dorong-mendorong dengan petugas. Warga menuntut pertanggungjawaban dari petugas Brimob yang diduga melakukan kekerasan terhadap dua warga tersebut.
Upaya mediasi dari petugas tampaknya sia-sia, karena massa tetap tidak mengindahkan dan akhirnya petugas kepolisian serta petugas dari Pengadilan Negeri Medan memutuskan mundur dan menghentikan proses eksekusi.
- Penulis: mediagramindo


