Prestasi Luar Biasa Diraih Shafira Devi Herfesa, ini Prestasinya
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
- visibility 146
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Yogyakarta– Seorang wanita Shafira Devi Herfesa pecatur putri junior berusia 16 tahun asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang baru saja mencatatkan sejarah dalam dunia catur Indonesia.
Pasalnya gelar Master Nasional (MN), Shafira berhasil menjuarai kategori Putri di Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 yang berlangsung di Ulaanbaatar, Mongolia berhasil diraihnya, dan meraih tiket ke Piala Dunia Catur 2025.
Perjalanan Menuju Juara Asia
Dalam kejuaraan tersebut, Shafira menunjukkan performa luar biasa, terutama di babak terakhir saat menghadapi pecatur unggulan tuan rumah, WGM Turmunkh Munkhzul (rating 2301).
Meski memegang buah hitam, Shafira mendominasi permainan dengan pembukaan Ruy Lopez: Morphy Defense Exchange Variation dan menang di langkah ke-44.
Informasi yang diperoleh, Minggu (04/05), kemenangan ini membuatnya mengumpulkan 7 poin, sama dengan WFM Amgalan Enkh Enkhrii dari Mongolia. Namun, berkat nilai tie-break yang lebih tinggi, Shafira dinobatkan sebagai juara.
Lompatan Elo Rating yang Signifikan
Prestasi ini juga berdampak signifikan pada elo rating Shafira, yang melonjak dari 1983 menjadi 2378. Dengan demikian, ia menjadi pecatur Indonesia keempat yang lolos ke Piala Dunia Catur, mengikuti jejak GM Utut Adianto, GM Susanto Megaranto, dan GMW Medina Warda Aulia.
Prestasi Sebelumnya di PON XXI 2024
Sebelum sukses di kancah internasional, Shafira telah menunjukkan bakatnya di tingkat nasional dengan meraih medali emas untuk kontingen DIY dalam nomor standar perorangan putri di PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Ia mencatatkan rekor tak terkalahkan dari delapan pertandingan, termasuk kemenangan atas pecatur papan atas nasional seperti IM Irene Kharisma Sukandar dan WIM Ummi Fisabilillah.
Masa Depan Cerah Catur Indonesia
Dengan pencapaian gemilang di usia muda, Herfesa Shafira Devi diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda dan membawa harapan baru bagi kemajuan catur Indonesia di kancah internasional.
Pecatur muda asal Daerah Istimewa Yogyakarta, berhasil meraih juara pertama pada Kualifikasi Piala Dunia Catur Zona 3.3 di Ulaanbaatar, Mongolia, sehingga mengamankan tiket ke Piala Dunia Catur 2025 di India.
Kemenangan Shafira yang mengejutkan ini diraih setelah melewati 9 babak pertandingan, dimana ia berhasil mengalahkan sejumlah pecatur senior, termasuk pecatur peringkat pertama asal Mongolia, WGM Munkhzul Turmunkh.
Prestasi ini semakin membanggakan karena Shafira, yang berusia 17 tahun dan memiliki elo-rating terendah di antara para perwakilan Indonesia, berhasil mengungguli lawan-lawannya yang memiliki pengalaman dan peringkat lebih tinggi.
Shafira menunjukan konsistensi dengan meraih 6 kemenangan, 2 hasil imbang, dan hanya 1 kekalahan sepanjang turnamen, menunjukkan kemampuan dan mental bertanding yang kuat.
- Penulis: mediagramindo


