Lebih dari 1.000 Siswa Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Cipongkor
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
- visibility 93
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Cipongkor – Kasus keracunan massal yang melibatkan siswa-siswa di Kecamatan Cipongkor terus berlanjut hingga hari keempat, Kamis (25/9). Berdasarkan data terbaru, jumlah korban yang diduga keracunan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mencapai lebih dari 1.000 orang.
Kasus ini terbagi dalam dua periode. Periode pertama terjadi pada Senin (22/9) hingga Selasa (23/9), dengan korban sebanyak 393 orang.
Saat itu, mereka diduga keracunan setelah mengonsumsi makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cipari.
Periode kedua dimulai Rabu (24/9) dan berlanjut hingga Kamis (25/9). Kepala Puskesmas Cipongkor, Yuyun Sarihotimah, menyebutkan bahwa hingga pukul 11.00 WIB, jumlah korban dari periode kedua mencapai 730 orang.
“Kasus yang baru dari kemarin Rabu ada 730 orang,” ujar Yuyun kepada awak media di Cipongkor. Ia menambahkan, meskipun jumlah korban masih bertambah, angka tersebut menunjukkan penurunan signifikan dibanding hari sebelumnya.

Yuyun juga menginformasikan bahwa masih ada korban yang berdatangan ke Posko Kecamatan Cipongkor.
Beberapa di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, sementara yang lain masih menjalani perawatan di posko.
Saat ini, sekitar lima orang masih dirawat di posko dengan gejala seperti pusing, mual, hingga sesak napas.
Pemerintah setempat terus melakukan penanganan dan penyelidikan terkait penyebab keracunan massal ini. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas kesehatan.
- Penulis: mediagramindo


