Patung Soekarno di Alun-alun Indramayu Jadi Sorotan Setelah Kerusakan
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
- visibility 112
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Indramayu – Patung Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno, yang berdiri megah di kawasan Alun-alun Indramayu, mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah sebuah video yang menunjukkan kerusakan pada bagian leher patung tersebut beredar luas di media sosial.
Dalam video itu, patung Soekarno yang biasanya tegak berdampingan dengan patung Mohammad Hatta kini terlihat miring dan tidak sempurna.
Menurut informasi yang beredar, kerusakan pada patung tersebut terjadi setelah tenda yang digunakan dalam acara penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di alun-alun roboh akibat terpaan angin kencang. Akibatnya tenda tersebut jatuh dan mengenai patung Soekarno, menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan dan miring bahagia kepala.
Krisdiantoro, Plt Kabid Perumahan dan Permukiman Diskimrum Kabupaten Indramayu, mengonfirmasi bahwa kerusakan pada kepala patung tersebut sudah terjadi sejak Kamis, 13 November 2025.
“Patung ini terbuat dari bahan tembaga dan dibangun pada tahun 2023 oleh Diskimrum Indramayu,” ujarnya, Rabu (18/11).
Krisdiantoro menambahkan bahwa untuk memperbaiki kerusakan ini, pihaknya perlu melibatkan pembuat asli patung agar struktur tidak semakin rusak.
“Kami sedang menelusuri siapa pembuatnya. Jika kami meminta bantuan pengrajin lain yang bukan pembuat awal, kami khawatir malah akan menambah kerusakan,” jelasnya.
Kejadian ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, yang berharap agar patung Soekarno dapat segera diperbaiki dan kembali ke kondisi semula.
Patung ini bukan hanya simbol penghormatan kepada salah satu pendiri bangsa, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas dan sejarah Indramayu.
Dengan perhatian publik yang terus meningkat, diharapkan langkah cepat akan diambil untuk memperbaiki patung tersebut dan mengembalikan keindahannya sebagai lambang perjuangan dan semangat kemerdekaan Indonesia.
- Penulis: mediagramindo


