Menkeu Sri Mulyani Soroti Potensi SDM Indonesia di Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB)
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
- visibility 79
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BEIJING – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memamerkan sumber daya manusia Indonesia yang berkiprah di Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), lembaga keuangan multilateral yang berfokus pada pendanaan infrastruktur di kawasan Asia. Ia menyebutkan, saat ini terdapat 18 profesional muda asal Indonesia yang bekerja di AIIB yang berbasis di Beijing, China.
Diketahui dari unggahan Facebook pribadinya, Sri Mulyani menyampaikan bahwa para profesional tersebut, termasuk di antaranya Deni, Danu, Jana, David, Kenzia, Nurul, Edith, Jessica, dan Prana, merupakan representasi dari talenta Indonesia yang berkarier di level global.
Mereka disebut sebagai profesional muda yang berani meniti karier di lembaga multilateral dan bank pembangunan internasional, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan kawasan dengan bersaing dan bekerja sama dengan staf dari berbagai negara.
Sri Mulyani berharap agar semakin banyak generasi muda Indonesia yang mengikuti jejak mereka dan mengambil peluang berkarier di institusi internasional. “Harusnya lebih banyak lagi anak muda yang berkarya dan berkarier profesional di seluruh dunia,” ujarnya, Rabu (25/06).
Dalam pertemuan dengan Presiden AIIB Jin Liqun, Sri Mulyani juga menyinggung peran putra-putri Indonesia yang turut berkontribusi dalam jajaran AIIB. Menkeu optimistis bahwa Indonesia memiliki talenta terbaik yang mampu membantu AIIB mencapai visi mewujudkan kemakmuran dan pembangunan ekonomi di Asia.
“Sebagai negara anggota pendiri, Indonesia siap mengambil peran yang lebih besar dalam kepemimpinan kawasan melalui representasi kita di AIIB,” tegas Sri Mulyani.
Perjalanan Sri Mulyani ke Beijing turut diwarnai dengan diskusi mengenai dampak konflik Iran dan Israel bersama Menteri Keuangan Saudi Arabia Muhammad Al Jadaan serta Menteri Keuangan Qatar Ali Alkuwari. Ia juga menghadiri Pertemuan Tahunan AIIB yang dihadiri oleh sejumlah negara anggota yang berkomitmen mendukung pembangunan infrastruktur di kawasan Asia.
AIIB, yang didirikan atas prakarsa Pemerintah China, merupakan lembaga keuangan multilateral yang beranggotakan 110 negara, termasuk Indonesia sebagai salah satu pendiri dan anggota.
Keberadaan AIIB diharapkan dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia.
- Penulis: mediagramindo


