Milad ke-84 GPA, Momen Persatuan Kader Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
- visibility 111
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Tokoh pemuda nasional ini menambahkan, dalam waktu dekat GPA akan mengkonsolidasikan seluruh program-program pemerintah termasuk mengawal proses pemberian makan bergizi gratis serta penegakan hukum yang saat lagi digalakkan pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Kita mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang diwakili Dirsosbud Baintelkam Polri, Brigjend Pol Nanang Rudi Supriatna, Kapolda Sumut diwakili Dir Intelkam Polda Sumut, Kombes Pol. Dwi Indra Maulana, S. IK, yang hadir pada acara puncak Milad GPA ke-84,” ujarnya
Aminullah Siagian menyampaikan bahwa GPA lahir pada tanggal 11 Januari 1941, atau 4 tahun sebelum Proklamasi kemerdekaan 1945. Artinya jauh sebelum negara ini merdeka, Al Washliyah atau GPA telah lahir dan memperjuangkan kemerdekaan.
“Para pendiri Al Washliyah seperti Abdurrahman Shihab, Ismail Banda, Arsyad Thalib Lubis, Adnan Nur Lubis, dan Yusuf Ahmad Lubis, mereka adalah para ulama yang turut ikut merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, dengan mengorbankan harta dan nyawa, jadi GPA bukan organisasi abal-abal dan kaleng-kaleng bahas orang Medan, jasa dan keringat mereka tentu saja tidak dapat diabaikan begitu saja, baik untuk agama dan bangsa ini. Sejarah telah mencatat bahwa Al Washliyah turut mempertahankan dan mengisi kemerdekaan Indonesia. Dan ini harus diketahui seluruh kader muda Al Washliyah,” jelasnya.
- Penulis: mediagramindo


