SPBU Disilang Striker Viral di Media Sosial, Apa Kata Warganet
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
- visibility 266
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Surabaya – Warga Surabaya tengah dihebohkan dengan penampakan tidak biasa di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang diduga milik Pertamina.
Sebuah video yang diunggah beberapa akun Sosial Media menunjukkan papan harga di SPBU tersebut yang ditutupi dengan tanda silang merah besar, menutupi logo Pertamina secara jelas.
Video berdurasi singkat tersebut disertai pertanyaan dari pengunggah, langsung memancing rasa penasaran masyarakat dan pengguna media sosial lainnya. Unggahan ini pun viral dan mendapatkan beragam komentar dari netizen.
Dari Aba bil, “kenak operasi satpol PP,” tulisnya, ada juga yang berkelakar Erwin Leo, “tau ngak kalian yang disilang itu sudah kenak 5% Etanol,” lanjut komentar dan komentar lainnya datang dari, Dian Ismanahadi, “kalau tempatnya diambil alih Shell pasti banyak yang senang,” tambahnya.

Hingga saat ini, pihak Pertamina belum memberikan penjelasan resmi terkait fenomena ini. Meski begitu, banyak warga Surabaya menduga bahwa tanda silang merah tersebut berkaitan dengan masalah izin usaha atau kewajiban pajak reklame yang belum diselesaikan.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat mengenai status legal dan izin operasional SPBU yang dipasang tanda tersebut.
Dari penelusuran sementara, fenomena ini menambah panjang daftar isu yang sedang berkembang di dunia perunggahan bahan bakar di Indonesia, khususnya terkait regulasi dan administrasi izin usaha SPBU. Masyarakat diimbau untuk tetap menunggu informasi resmi dari pihak berwenang guna memperoleh klarifikasi yang akurat.
- Penulis: mediagramindo


