Paket Stimulus Ekonomi 8+4+5 Presiden Prabowo
- account_circle mediagramindo
- calendar_month Senin, 15 Sep 2025
- visibility 81
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Presiden Prabowo Subianto merespons positif stimulus ekonomi 8+4+5 yang telah diluncurkan. Hal ini disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto setelah rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/09).
“Beliau (Presiden Prabowo) merespons positif paket 8+4+5,” ungkap Airlangga.
Dalam peluncuran stimulus terbaru, pemerintah mengeluarkan delapan kebijakan akselerasi ekonomi 2025. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp 16,23 triliun.
Selain itu, pemerintah memastikan empat program dalam paket stimulus ekonomi tetap berlanjut hingga 2026, serta menyiapkan paket penyerapan tenaga kerja melalui lima program unggulan.
8 Program Akselerasi Ekonomi 2025:
Program magang bagi fresh graduate dengan bayaran setara upah minimum provinsi (UMP) selama enam bulan.
Perluasan insentif PPh 21 DTP ke sektor pariwisata.
Bantuan pangan berupa beras 10 kilogram pada Oktober-November 2025.
Diskon 50% iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) bagi pengemudi ojek daring, ojek pangkalan, sopir logistik, dan kurir.
Program manfaat layanan tambahan (MLT) perumahan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Bantuan upah bagi pekerja padat karya melalui Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR.
Percepatan deregulasi PP 28 tentang rencana detail tata ruang (RDTR).
Program perkotaan berupa peningkatan kualitas permukiman dan dukungan platform usaha bagi pelaku gig economy.

4 Program Lanjutan untuk 2026:
Perpanjangan jangka waktu pemanfaatan PPh Final 0,5% bagi wajib pajak UMKM tahun 2026 serta penyesuaian penerima PPh Final 0,5% bagi wajib pajak UMKM.
Perpanjangan PPh 21 DTP untuk pekerja sektor pariwisata.
PPh Pasal 21 DTP untuk pekerja di industri padat karya.
Pemberian dan perluasan diskon iuran jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) untuk semua penerima bukan upah (BPU).
5 Program Penyerapan Tenaga Kerja:
Operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menyerap tenaga kerja di atas 1 juta tenaga kerja pada Desember.
Kampung Nelayan Merah Putih ditargetkan jangka panjang menciptakan 200.000 lapangan kerja.
Revitalisasi tambak pantura seluas 20.000 hektar diharapkan menyerap 168.000 tenaga kerja.
Modernisasi 1.000 Kapal Nelayan diharapkan menciptakan 200.000 lapangan kerja.
Perkebunan Rakyat dengan penanaman kembali 870.000 hektar oleh Kementerian Pertanian yang diharapkan membuka 1,6 juta lapangan kerja dalam 2 tahun.
- Penulis: mediagramindo


